spacer.png, 0 kB

 


 



 

Rumah Bebas Tikus/ edisi Juni 2010
Pest Contro 2000
Rumah Bebas Tikus
  Tikus sangat mengganggu kenyamanan selain berbahaya bagi kesehatan hunian. Untuk mencegahnya berkeliaran atau bahkan bersarang di lingkungan rumah, Anda bisa mencoba Pest Contro 2000. Produk buatan Korea ini bekerja dengan energi listrik, dan mengusir tikus (tidak membunuh) dari rumah melalui pancaran gelombang elektromagnetik serta ultrasoniknya.

   Gelombang elektromagnetik yang merupakan medan magnet listrik searah (DC), tidak berbahaya bagi manusia dan peralatan listrik lain, tapi akan membuat tikus tidak nyaman. Sementara gelombang ultrasonik bekerja dengan frekuensi suara yang akan mengganggu susunan syaraf tikus. Kombinasi dua sistem gelombang itu sangat ampuh menghalau tikus dari rumah. Gelombang suara pada pendengaran manusia ada di frekuensi 0,05-20 Khz, sedangkan tikus di frekwensi 22-75 Khz.

  “Jadi, manusia tidak akan terganggu dengan gelombang yang keluar dari alat ini,“ kata Putri, Marketing PT Dimarco Mitra Utama, distributor Pest Contro 2000. Kecoa juga ada pada frekuensi yang sama dengan tikus. Karena itu produk ini juga efektif untuk mengusir kecoa. Pest Contro 2000 berukuran 2,5 x 8,5 x 13,5 cm dengan berat 1 kg dan konsumsi listrik 3-10 watt. Pancaran gelombangnya dapat menembus plafon dan memantul pada dinding.

  Satu alat bisa meng-cover ruangan seluas 200 m2. Untuk ruangan yang lebih luas, Anda harus menggunakan dua alat. Bisa digunakan selama 24 jam nonstop. Ada juga setting untuk mengatur gelombang bila tikus sudah imun dengan frekuensi tertentu. Setelah penggunaan selama 3-4 tahun, kemungkinan frekuensinya akan melemah tapi bisa diperbaiki dan digunakan kembali. Harganya Rp385 ribu/unit sudah termasuk pengiriman dengan garansi satu tahun. Hanya untuk sementara alat ini baru bisa dibeli di ITC Roxy Mas, Jakarta. Yudis

Homebrace System Solution
Hadirkan Rumah Pintar
   Rumah dengan berbagai piranti listrik untuk pencahayaan, komunikasi, peralatan rumah tangga, hiburan dan lain-lain sudah sulit dilepaskan dari kehidupan manusia modern. Selama ini aneka piranti itu dioperasikan secara terpisah sesuai fungsi masing-masing. Untuk memudahkan kontrol terhadap semua perangkat elektornik tersebut, kita bisa menyatukan sistem kontrolnya di satu device sehingga lebih hemat energi. Salah satunya dengan mengaplikasikan Homebrace System Solution.

  Menurut Bernard Ade Permatista, General Manager PT Homebrace Indonesia, perwakilan Homebrace AG (Swiss) di Indonesia, konsep produk ini adalah home automation system. “Jadi, yang kami jual adalah sistemnya. Berbagai produk yang menyertainya hanya sebagai pendukung solusi yang kami tawarkan,” katanya saat launching Homebrace di Jakarta, awal Mei 2010.

  Aplikasinya cukup simpel. Cukup dengan memasang sebuah alat sebagai integrator system yang dihubungkan dengan perangkat elektronik di rumah sesuai keinginan konsumen. Alat tersebut akan mengontrol berbagai piranti elektronik itu secara nirkabel (wireless) melalui frekwensi 868,3 Mhz. Misalnya, kita ingin mengatur penggunaan tiga lampu di ruang tamu. Alat tinggal dipasang pada jalur listrik yang menghubungkan ketiga lampu itu. 

  Bahkan, dengan integrator system Homebrace, kita tidak hanya bisa mematikan dan menghidupkan lampu tapi juga men-set terang-gelap cahaya (dimmer)-nya, menghubungkannya dengan sensor gerak, smoke detector, kamera CCTV sampai ponsel dan notebook atau personal computer (PC) melalui jalur internet. “Tinggal diatur sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing,“ ujar Bernard. Biayanya bervariasi tergantung skala aplikasi. Misalnya, untuk aplikasi di tiga kamar tidur antara Rp80 – 90 juta termasuk maintenance dari Homebrace bila ada masalah. Yudis

Alluminio dan Tecnica
Built in-hob Baru Modena
    Bagi yang mengutamakan kemewahan sekaligus keamanan perangkat dapur terutama kompor, bisa menjajal seri koleksi kompor tanam (built-in hob) terbaru dari Modena: Alluminio dan Tecnica. Kedua seri ini melengkapi rangkaian koleksi kompor standar, free standing dan kompor tanam Modena yang sudah lebih dahulu hadir. Seri Alluminio dan Tecnica menghadirkan desain yang lebih modern dan elegan, cocok untuk memenuhi gaya dapur yang serba praktis, bersih dan rapi.

  “Selain modelnya yang stylish, kompor tanam ini juga memiliki keunggulan lain yang memberikan kenyamanan bagi pengguna,” kata Daniel Jizhar, Presiden PT Indomo Mulia, importir dan distributor produk peralatan rumah tangga asal Italia itu. Seperti koleksi Modena lain, kedua seri kompor teranyar ini memiliki pemantik tungku api otomatis dan pengaman kebocoran gas berupa thermocouple. Alat ini berfungsi sebagai sensor pengaman yang secara otomatis menghentikan aliran gas bila api padam secara tidak sengaja. Aliran gas dihentikan air raksa di dalam komponen.

  Kompor juga dilengkapi injector spuyer yang membuat gas keluar dengan kekuatan tinggi dan api biru merata, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan gas. Tatakan kompor terbuat dari besi baja cor yang kokoh dan tahan panas hingga 360 derajat celcius. Body Alluminio merupakan perpaduan antara aluminium dan kaca kristal sehingga cocok untuk dapur bergaya modern minimalis. Sementara Tecnica seluruhnya memakai kaca kristal hitam. Masing-masing seri terdiri dari enam tipe (1 – 4 tungku) dengan garansi tiga tahun untuk kaca kristal dan satu tahun untuk burner. Harganya Rp1,1 – 2,5 juta/set. Amel


 
Selengkapnya...
 
 








Bank UOB Buana
Sharp
Bosch
Beton Mix
Milan
 
 
  Kategori# Iklan  


  Jumlah Iklan:   (0)
 
 
 



Saat ini ada 10 tamu online
Housing Estate 2008
Top!
 Best View using Internet Explorer Browser
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
  spacer.png, 0 kB