Smart Building Sangat Mendesak Diterapkan

Minggu, 16 Mar 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Gedung mengonsumsi energi besar untuk mengatur suhu udara (air condition/AC) dan pencahayaan. Untuk mengendalikan konsumsi energi di gedung-gedung perkantoran, fasilitas komersial dan publik, salah satu jalan dengan menerapkan solusi smart building.  Pemprov DKI Jakarta sudah punya  aturan tentang hal ini yakni Pergub No. 38 Tahun 2012 tentang bangunan hijau (green building). Dalam Pergub itu pengelola gedung harus memerhatikan aspek penghematan dan penggunaan sumber daya secara efisien.

gedung-perkatoran-jakarta

Terkait dengan itu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bekerja sama Schneider, perusahaan  elektrik global berpusat di Perancis, menggelar  seminar penerapan solusi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Solusi TIK mengintegrasikan fungsi access control, koneksi internet, TV kabel, CCTV, alaram, digital signage, video guard, dan lainnya dalam satu sistem yang terpusat.

Menurut General Manager Property, Construction & Industrial Park Telkom, Iskandar Zamzami, solusi smart building perlu diterapkan di gedung perkantoran, mal, hotel, bandara, rumah sakit, dan lainnya. “Smart building pada gilirannya akan membentuk smart city, kota dengan bangunan yang seolah hidup dan dapat berbagi komunikasi secara dinamis,” ujarnya di sela-sela seminar bertajuk The Promise Of Green, A Building Evolution, di Jakarta ,  belum lama ini.

Smart building sangat mendesak diterapkan dan harus menjadi concern bagi para developer dan pemilik bangunan. Teknologi smart building dapat menghemat energy sejak  pra konstruksi hingga gedung beroperasi. Smart building akan berjalan pada satu platform network yang terintegrasi untuk pengontrolan gedung berbasis fiber optic.

Raymon Firdauzi, Vice President, Buildings, EcoBusiness Energy & Sustainability Services Schneider Indonesia, mengatakan, penghematan energy tidak bisa ditunda ldan agi mengingat pada 2050 mendatang kebutuhan energi akan dua kali lipat dari saat ini. “Tujuan  akhir penerapan smart building management system adalah biaya lebih efisien, konsumsi energi lebih hemat, peningkatan keamanan dan kenyamanan gedung,” tandasnya. Yudis

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan