Rumah Eskimo di Daerah Tropis Ini Berbiaya Rp100 Juta

Sabtu, 12 Apr 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - rumah-kubah-1

Kreasi desain bisa menghasilkan karya luar biasa yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Salah satunya pada bentuk rumah yang didesain oleh Hajjar Gibran bersama temannya, Steve Areen, di sebuah lahan perkebunan mangga milik Gibran di Thailand.

Rumah dirancang kompak berbentuk kubah (dome) seperti rumah iglo di kutub  (Eskimo) atau rumah Hobbit di film The Lord of The Ring. Bisa dibilang, semua bentuk rumah ini baik lantai, pintu, maupun jendela menggunakan bentuk lingkaran dan oval. Materialnya menggunakan bata putih (di sini disebut bata ringan), bata merah, dan campuran semen semacam clay (tanah liat).

rumah-kubah-12

Lingkaran jendela dibuat sangat besar untuk memaksimalkan udara luar masuk ke dalam. Bukaan itu sekaligus menyatukan atmosfir luar ruang (outdoor) yang bersuasana natural ke dalam rumah (indoor). Jendela besar juga dapat digunakan sebagai tempat bersantai untuk membaca buku. Gibran juga merancang sistem baru pada  dinding agar menghasilkan insulasi yang lebih baik pada cuaca dingin.

rumah-kubah-3

Bukan hanya penggunaan jendela besar, atap di puncak kubah menggunakan semacam material akrilik bening untuk semakin menguatkan kesan luar ruang. Bagian dalam rumah menggunakan warna  hangat untuk menunjang konsep santai namun homey. Hasilnya, rumah iglo dengan “rasa” tropis.

Rumah ini juga dirancang sebagai bangunan yang ramah lingkungan dan ramah biaya. Dibutuhkan biaya sekitar US$6.000 untuk membangun struktur dasar rumah ditambah US$3.000 untuk struktur atas, material jendela dan pintu, perabot, serta area lansekap sehingga totalnya US$9.000 atau sekitar Rp100 juta. Anda tertarik menerapkannya? Silakan mencoba. Yudis

 

Sumber: www.home-designing.com

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan