Pasar Perkantoran Jakarta Diprediksi Membaik Pasca Pemilu

Selasa, 22 Apr 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Pasar perkantoran di wilayah DKI Jakarta diprediksi bakal menunjukkan kinerja yang semakin baik seusai penyelenggaraan pemilu presiden pada 2014.

“Pemilu 2014 diproyeksikan menciptakan sikap ‘wait and see’ (menunggu) di pasar,” kata Kepala Riset Cushman & Wakefield, Arif Raharjo kepada pers di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kondisi perekonomian pada 2014 diharapkan bakal konsisten dengan pencapaian 2013 seperti pertumbuhan ekonomi yang relatif sama dan inflasi yang lebih terkontrol bahkan diharapkan lebih rendah dari pada tahun sebelumnya.

Gedung perkantoran di Jakarta

Gedung perkantoran di Jakarta

Selain itu, lanjutnya, kondisi perekonomian pada 2014 juga akan melihat tingkat suku bunga yang lebih rendah serta kurs mata uang yang lebih stabil.

Untuk itu, ia berpendapat bahwa aktivitas transaksi dan permintaan sewa di gedung perkantoran menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal pertama 2014 dengan ukuran luasan dominan di bawah 300 meter persegi.

“Harga sewa rata-rata diperkirakan akan relatif stabil di kuartal mendatang, meskipun kemungkinan kenaikan lebih lanjut akan terlihat di semester ke dua 2014,” ucapnya.

Selain karena usainya proses pemilu, hal itu juga dinilai sejalan dengan kenaikan tarif listrik yang akan mempengaruhi biaya operasional gedung dan biaya servis.

Sedangkan pengembang perkantoran “strata-title” (hak milik) cenderung lebih berhati-hati untuk menaikkan harga jual guna mengantisipasi semakin hati-hatinya pembeli dalam menghadapi kondisi ekonomi nasional dan global pada 2014, serta adanya kompetisi yang semakin ketat.

“Pasar perkantoran Jakarta masih menunjukkan kinerja yang baik dan diharapkan akan terus tumbuh positif dalam masa yang akan datang,” ucapnya seperti dikutip Antara. (*)

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan