Citralake Sawangan Tepis Kemungkinan Banjir

Rabu, 21 Mei 2014 |

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Hampir setiap perumahan yang dipasarkan pengembang mengklaim kawasannya bebas banjir. Kendati wajar klaim seperti ini perlu dikritisi konsumen.  Tidak ada jaminan sekarang bebas banjir nantinya tetap seperti itu.

Banjir pada musim hujan yang lalu membuktikan hal itu. Karena jeleknya drainase, mini real estat muncul di mana-mana tanpa dukungan infrastruktur memadahi, dan pelanggaran tata ruang membuat perumahan dan kawasan yang tadinya tidak banjir menjadi tergenang.  Selain itu tidak sedikit perumahan bebas banjir karena pengelolaan airnya yang jelek malah membuat banjir ke kawasan sekitarnya.

Gerbang Citralake Sawangan

Gerbang Citralake Sawangan

Budi Setiawan, Deputy Project Manager CitraLake Sawangan, Depok, menepis kemungkinan itu terjadi pada perumahannya. Menurut Budi, perumahan seluas 13 ha dari PT Citra Bangun Cemerlang (Ciputra Group) di Jl Raya Cinangka, Bojongsari, Depok, itu pengembangannya dirancang agar tidak banjir atau membanjiri kawasan. Selain leveling permukaan tanahnya di atas level banjir periode lima tahunan, CitraLake Sawangan juga membuat saluran bawah tanah di kedalaman 1-1,5 meter di sepanjang saluran depan perumahan.

Saluran ini berfungsi menyalurkan limpahan air hujan ke saluran utama di Jl Raya Cinangka dan ke danau Sawangan. Danau seluas 20 ha ini letaknya di belakang perumahan. Selain itu di setiap rumah juga disiapkan lubang biopori berdiameter 10-20 cm dengan kedalaman 5-10 meter. “Dengan upaya ini mestinya CitraLake Sawangan dan kawasan sekitarnya aman dari banjir untuk waktu yang cukup lama,” tandasnya.

Perumahan pertama Ciputra Group di kawasan Depok ini mengusung gaya desain art deco agar berbeda dari kebayakan perumahan yang dikembangkan kawasan. Rumah terkecil tipe 53/96 seharga Rp600 jutaan. Yudis

 

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan