Grand Sungkono Lagoon Raih Penjualan Signifikan

Selasa, 24 Jun 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Grand Sungkono Lagoon (GSL) yang dikembangkan PT PP Properti di koridor Jl Mayjend Sungkono, Surabaya, Jawa Timur, mendapat respon pasar cukup positif. Akhir pekan lalu selama dua hari open house terjual 25 unit apartemen. “Transaksi ini di luar pemesanan 10 unit lainnya yang belum dibuka sehingga konsumen hanya membayar tanda jadi,” ujar Lusiani, Marketing Manager GSL, kepada housing-estat.com, Senin (23/6).

GSL merupakan proyek superblok seluas 3,5 ha yang dipasarkan mulai awal tahun lalu. Di proyek senilai Rp5 triliun ini akan dibangun dua menara apartemen, mal, dan gedung perkantoran. Gedungnya setinggi 55 lantai akan menjadi yang tertinggi di Ibukota Propinsi Jawa Timur itu.

Grand Sungkono Lagoon

Grand Sungkono Lagoon

Menurut Lusiani, tower pertama yang dibangun setinggi 34 lantai (512 unit) saat ini sudah terjual 60 persen.  Harganya juga baru naik dari Rp19 -20 juta/m2 menjadi Rp21 -22 juta/m2. Tower pertama menawarkan tipe studio (30 m2), 1BR (47-49 m2), 2BR (63-88 m2), 3BR (98-114 m2), dan penthouse (118-268 m2). Tipe studio mulai seharga Rp671 juta (harga KPA).

Proyek ini dibangun di kawasan Surabaya barat yang sudah berkembang. Selain dekat dengan sejumlah mal dan pusat bisnis, lokasi GSL hanya beberapa ratus meter dari gerbang tol Satelit di ruas tol Surabaya-Gempol. “Menuju Bandara Juanda gampang, tinggal masuk tol,” terang Lusiana.

GSL dikonsep sebagai green, healthy, and smart building dalam desain arsitektur, infrastruktur, dan keseluruhan rancang bangunnya. Dari seluruh areanya yang dibangun hanya 40 persen, selebihnya (2 ha) dimanfaatkan untuk taman keluarga dan danau (lagoon). Penjualan tower pertama ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Pembangunannya akan dimulai Agustus 2014 yang akan memakan waktu selama dua tahun.

Tower kedua  menyasar segmen lebih atas dibangun bersamaan dengan pembangunan mal. Gedung perkantoran dibangun paling akhie setelah dua apartemen dan malnya terbangun. Yudis

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan