Sambut Lebaran, Mowilex Berbagi Tips Mengecat

Minggu, 13 Jul 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Menjelang lebaran umumnya kita mempercantik rumah untuk menerima tamu dan handai taulan bersilaturahmi saat hari raya Idul Fitri. Selain berbenah, mengganti furnitur, dan menambah aksesori rumah agar lebih menarik, hal lain yang bisa dilakukan adalah mengganti atau mengecat ulang dinding rumah untuk membawa kesan berbeda ke dalam rumah.

Warna bisa menjadi bagian penting dalam dekorasi ruangan karena mampu memberikan atmosfir dan menghidupkan suasana ruang. Pilihan warna yang tepat dapat mengubah tatanan interior dan memberi nuansa pada sebuah ruang.

Agar hasil pengecatan maksimal, produsen cat Mowilex berbagi tip pengecatan khususnya untuk menyambut hari raya lebaran. Berikut tip pengecatan yang dilansir PT Mowilex Indonesia yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Minggu (13/7). Yudis

 

Persiapan

Hasil pengecatan sangat tergantung dari persiapan permukaan yang akan dicat. Persiapan yang benar akan membuat pekerjaan pengecatan lebih cepat dan mudah namun memberikan hasil akhir terbaik dengan lapisan cat yang lebih tahan lama. Ada perlakuan berbeda pengecatan untuk tembok baru dan tembok lama.

Untuk tembok baru pastikan curing (pengerasan) semen pada plesteran atau beton sudah sempurna yang sekurang-kurangnya selama 28 hari. Periksa kadar kelembaban tembok dengan menggunakan alat pengukur kadar air atau protimeter untuk memastikan kadar air di bawah 18 persen.

Kemudian periksa kadar alkali tembok dengan menggunakan kertas lakmus untuk mengukur pH (derajat keasaman alkali). Kadar alkali harus menunjukan pH +/-8, jika lebih dari angka ini tembok belum layak untuk dicat. Basahi permukaan tembok dengan air bersih untuk membantu mempercepat reaksi proses pengerasan semen hingga mencapai kadar alkali yang diharapkan.

122164_mengecat_663_382

Bila semua persyaratan sudah dipenuhi, bersihkan permukaan dari bekas percikan semen, pengkristalan garam, pengapuran, debu, kotoran, minyak, dan lainnya. Intinya, pastikaan permukaan tembok yang akan dicat benar-benar bersih. Gosok permukaan tembok dengan kertas amplas kasar atau sikat permukaan tembok dengan dibasahi air. Setelah kering tembok bisa langsung dicat.

Untuk permukaan tembok lama, bila daya lekat cat lama masih baik, cukup digosok dengan kertas amplas. Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur, cuci dengan larutan kaporit 10-15 persen sambil disikat kemudian bilas dengan air. Bila terjadi pengapuran, amplas dan bersihkan debu dengan lap yang dibasahi hingga ke lapisan cat yang tidak mengapur.

Bila lapisan cat lama sudah tebal atau terkelupas, kerok seluruhnya hingga ke dasar tembok. Bila lapisan cat lama berasal dari cat kualitas rendaah yang mudah larut dengaan air, sebaiknya dinding dikerok seluruhnya sampai ke dasar tembok, setelah itu baru dilakukan pengecatan.

Pemberian cat dasar

Sebelum mengulas mengenai penggunaan cat dasar, sebelumnya perlu diketahui ada beberapa jenis cat dasar atau wall sealer. Pertama adalah wall sealer water based yang berfungsi untuk menutup retak rambut pada tembok baru sehingga tidak akan terlihat pada saat pengecetan selain membantu meningkatkan daya rekat cat baru di atas lapisan cat lama. Selain itu juga meningkatkan kualitas tembok yang mengapur.

Kedua, water proofing wall sealer, yaitu cat dasar untuk permukaan tembok yang mengalami masalah kelembaban. Ketiga undercoat, yaitu cat dasar yang menyerupai cat tembok warna putih berbahan dasar air yang memiliki daya tahan alkali yang tinggi. Cat dasar ini digunakan untuk menghemat penggunaan cat akhir selain mempercepat perolehan warna akhir yang diinginkan.

Cara penggunaan cat dasar dapat dipulaskan langsung tanpa proses pengenceran dengan 1 hingga 2 lapis cat dasar untuk hasil yang lebih optimal. Khusus untuk water proofing sealer, antara setiap lapis pengecatan harus diberikan waktu selama 24 jam.

 

Pemberian cat akhir

Bila persiapan pengecatan sudah sempurna, hal lain yang harus diperhatikan adalah bagian tembok yang tidak akan dicat, peralatan rumah tangga, furnitur, lantai dan lainnya harus sudah tertutup plastik atau kertas koran. Siapkan peralatan pengecatan mulai dari kuas, roller, ember, pengaduk, tangga, dan lainnya.

perfect-painting-x

Sebelumnya periksa kode warna pada kaleng cat apakah sudah sesuai dengan yang kita inginkan kemudian aduk cat hingga rata. Berikan selang waktu minimal 8-24 jam untuk pengecatan lapis berikutnya. Selama proses pengecatan, ventilasi ruang harus berfungsi maksimal dan akan lebih baik bila proses pengecatan dilakukan saat cuaca cerah dan kering.

Pengenceran cat jangan langsung di dalam kaleng kecuali kalau kita yakin akan habis saat itu juga. Tutup rapat kaleng yang masih ada sisa cat untuk menghindari pembusukan. Kaleng cat yang sudah tidak digunakan pastikan dibuang setelah sisa cat di dalam kaleng benar-benar mengering. Yudis

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan