Ahok Pilih Cara Preman Untuk Basmi Mafia Rusun

Senin, 8 Sep 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Poernama (Ahok) mulai kehilangan kesabaran menghadapi ulah para oknum yang menyelewengkan rumah susun sewa (Rusunawa) untuk kepentingannya sendiri. Rusunawa yang seharusnya untuk keluarga tidak mampu itu banyak yang dipindahtangankan baik oleh pengelola maupun orang-orang yang berhak.

“Saya akan tindak tegas, termasuk memecat anak buah saya yang terbukti memperjualbelikan Rusunawa secara ilegal. Saya pakai cara preman saja biar cepat beres, waktu saya sebentar doang, cuma tiga tahun lagi di Jakarta. Kalau nggak cara preman nanti nggak beres-beres,” tegasnya di Balaikota, akhir pekan lalu.

ahok

Ahok mengintruksikan pembuatan kartu virtual account yang dilengkapi foto dan identitas penghuni agar tidak bisa dipindahtangankan ke pihak lain. Namun, instruksi ini tidak dijalankan oleh Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta sehingga kartu yang pembuatannya dilaksanakan Bank DKI tanpa mencantumkan foto dan identitas pengguna.

Ahok mengaku sudah memberi tahu agar membuat virtual account seperti ID card yang ia kenakan setiap hari di bajunya. Ia minta seperti itu dengan maksud agar ada yang bisa bermain. Karena itu Ahok minta agar kartu yang sudah dicetak itu diganti. Kartu yang sudah dibuat itu untuk penghuni klaster C Rusunawa di Marunda dan Cilincing, Jakarta Utara.

Ia menyebutkan, dengan adanya identitas yang jelas akan memudahkan pengawasan terhadap pengguna unit Rusunawa. Pembayarannya juga tidak lagi secara manual ke pengelola melainkan melalui auto debet dengan virtual account. Ditargetkan November 2014 penerapan virtual account sudah merata di seluruh Rusunawa Marunda.

Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono menambahkan, sejak Juni 2014 Bank DKI sudah membuatkan 10 ribu rekening virtual. Hingga September 2014 Bank DKI menerima 465 transaksi senilai Rp203.437.941. “Sesuai instruksi Pak Ahok, kartu ini akan kami ubah, di dalamnya akan ada foto dan identitas lengkap,” imbuhnya. Yudis

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan