Bebaskan Rumah Dari Nyamuk

Jumat, 26 Sep 2014 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Rumah kita sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk jika dibiarkan gelap dan kurang ventilasi. Nyamuk yang tersebar di seluruh dunia (kecuali di Antartika) gemar hinggap di tempat yang kurang cahaya, pengap dan bau keringat manusia. Untuk mensosialisasikan rumah sehat itu, produk pembasmi nyamuk Baygon (PT Johnson Home Hygiene Products) bekerjasama dengan Ditjen Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), meluncurkan kampanye nasional Rumahku Bebas Nyamuk Maximal (RBNM) di Jakarta, akhir Januari lalu.

Rumah dengan banyak bukaan yang memaksimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami dapat mencegah nyamuk berkembang biak.

Rumah dengan banyak bukaan yang memaksimalkan sirkulasi udara
dan pencahayaan alami dapat mencegah nyamuk berkembang biak.

Program bertujuan mengurangi gangguan nyamuk di rumah dan membantu menekan angka penyakit akibat nyamuk seperti demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, dan malaria. Sosialisasi pertama dilakukan di kawasan Pantura Jawa sepanjang Februari– Mei 2011.

Menurut pakar entimologi kesehatan IPB Dr drh Upik Kesumawati Hadi MS, dari 3.450 jenis dan 38 genera nyamuk yang ada di dunia, sekitar 457 jenis terdapat di Indonesia. “Dengan mengenal perilaku nyamuk, seluruh anggota keluarga dapat terhindar dari gangguan nyamuk. Misalnya, dengan tidak mengantung baju bekas pakai dalam waktu lama agar nyamuk tidak bersarang,” katanya.

Kolam di taman dapat diisi ikan sebagai predator larva nyamuk

Kolam di taman dapat diisi ikan
sebagai predator larva nyamuk

Sedangkan Wakil Sekjen IAI Toton Suhartanto menganjurkan rumah memiliki banyak bukaan. Idealnya sekitar 20 persen dari luas lantai bangunan. “Kalau terlanjur membangun rumah dengan atap rendah, pastikan memiliki jendela yang cukup. Tutup jendela dengan kasa supaya nyamuk sukar masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Enam Lagkah Sederhana

Maximal Sirkulasi Udara dan Cahaya

Bebaskan rumah dari nyamuk - tips - rumah sehat 3
  • Upayakan bangunan memiliki banyak bukaan untuk memaksimalkan udara mengalir dan pencahayaan alami ke dalam rumah. Penambahan genteng kaca, glassblock, atau atap dari fiber transparan di area lembab seperti kamar mandi sangat disarankan agar ruang tidak gelap.
  • Rumah dengan keterbatasan lahan harus tetap memilki bukaan. Celah ruang sebagai bukaan cahaya sepanjang bangunan sudah cukup mengurangi potensi terciptanya tempat-tempat gelap di rumah.
  • Rumah yang sehat juga memperhatikan ruang- ruang terbuka yang berhubungan dengan halaman luar. Sebaiknya rumah tidak memanfaatkan seluruh lahan untuk ruang tertutup sehingga menjadi gelap dan sempit.
  • Komposisi furnitur yang tepat menghindari nyamuk bersarang. Hindari peletakan furnitur yang menimbulkan ruang kosong sehingga pengap dan minim cahaya. Furnitur built-in yang dipasang menjulang hingga ke langit-langit dan menempel ke dinding tidak akan menyisakan ruang untuk persembunyian nyamuk.

Hilangkan Genangan Air

  • Setetes air bening bisa menjadi tempat bertelur nyamuk. Sekali bertelur sekitar 300 nyamuk baru akan terbang mencari mangsa.
  • Talang penampung air hujan dibersihkan rutin dari sampah dan genangan air.
  • Nyamuk kerap mengincar bak mandi sebagai tempat bertelur. Kuras bak-bak penampungan air seminggu sekali dan ditutup rapat. Ketika tampak bintik hitam, sikat dengan benar sebab telur nyamuk menempel kuat di dinding bak mandi dan masih bisa hidup kendati bak sudah dikeringkan.
  • Selokan di sekitar rumah harus dijaga agar mengalir dan bebas dari sampah
  • Jika genangan tidak bisa dihilangkan, masukkan bubuk pembunuh jentik (larvasida) sesuai petunjuk untuk mencegah larva berkembang menjadi nyamuk dewasa.
  • Kolam di taman dapat diberi beberapa ekor ikan sebagai predator alami bagi larva nyamuk.

Bersihkan Rumah dan Lingkungan

  • Untuk menghindari nyamuk berkembang biak di lingkungan rumah, sampah dan barang bekas di pekarangan yang dapat menampung air hujan bisa didaur ulang.
  • Jangan biasakan menggantung baju bekas pakai di gantungan atau belakang pintu dalam waktu lama.

Merawat Tanaman

Bebaskan rumah dari nyamuk - tips - rumah sehat 4
  • Rumah sehat juga ditunjang suasana hijau tanaman. Bisa diaplikasikan berupa taman rumput, taman vertikal atau taman atap.
  • Suasana teduh yang diciptakan rimbunan tanaman juga berpotensi sebagai hunian yang disukai nyamuk. Pangkas daun-daun yang terlalu rimbun secara berkala untuk mencegah nyamuk membuat sarang.
  • Tanaman bambu yang tidak dipangkas dengan benar dapat mengundang nyamuk untuk bersarang. Pada saat memangkas disarankan memotong di bagian ruasnya sehingga tidak meninggalkan lubang yang dapat menjadi area genangan air.
  • Beberapa jenis tanaman seperti lavender, akar wangi, geranium, zodiac dan selasih memiliki aroma yang sangat dibenci nyamuk.
  • Perhatikan tanaman hias yang berpotensi menampung air hujan atau jenis tanaman berketiak. Bersihkan tatakan pot dari genangan air.

Pasang Kelambu atau Kasa Nyamuk

Bebaskan rumah dari nyamuk - tips - rumah sehat 5
  • Perlu dipertimbangkan pemakaian kasa nyamuk yang efektif pada ventilasi, jendela atau lubang angin, untuk mencegah nyamuk masuk. Jika diperlukan dapat dipergunakan kelambu untuk melindungi area tempat tidur dari hinggapan nyamuk.

Pasang Anti Nyamuk

  • Penggunaan anti nyamuk sebaiknya didukung sirkulasi udara yang cukup di dalam rumah. Jika berupa anti nyamuk bakar, harus diletakkan dengan level di bawah tempat tidur dan searah dengan aliran udara.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan