Achmad Noe’man Ijtihad Arsitektur & Jazz

Sabtu, 11 Okt 2014 | Penulis: Diyah

Housing-Estate.com, Jakarta - Achmad Noe’man (85) adalah arsitek senior dari ITB yang menggagas dan merancang masjid Salman ITB (1964), masjid kampus pertama yang didesain tanpa kubah dan tiang di tengahnya. Desainnya diajukan Noe’man dan tiga rekannya kepada Bung Karno dan langsung disetujui. Nama Salman juga diberikan Bung Besar. “Itu masjid yang sangat berkesan karena Bung Karno terlibat di dalamnya. Bentuknya tidak mencontek dari mana-mana. Saya berijtihad tanpa kubah karena memang tidak ada tuntunannya dalam Al Quran,“ katanya

1624 fr achmad noeman

Kakek kelahiran Garut 10 Oktober 1926 ini kemudian lekat dengan arsitektur masjid. Kemahirannya melukis kaligrafi juga mendukung keindahan masjid yang didesainnya. Melalui Biro Arsitek Achmad Noe’man (Birano) yang kini dikelola putranya Fauzan, ia telah mendesain puluhan masjid di dalam dan luar negeri. Mulai dari At Tin di Taman Mini, Amir Hamzah di TIM, Islamic Center Jakarta, dan Bani Umar di Jakarta dan sekitarnya, sampai Al Markaz Al Islami di Makassar, Istiqlal di Bosnia Herzegovina dan Nurul Latief di Cape Town (Afrika Selatan).

Ciri desain masjidnya: meminimkan pemakaian tiang agar tidak menganggu barisan (shaf) dalam salat. “Sebagai arsitek kita harus merencanakan sesuatu secara kaffah (menyeluruh), jangan sampai membuat yang mudarat (tidak bermanfaat),” kata penerima MUI Award 2011 dari Majelis Ulama Indonesia Bandung atas kiprahnya dalam arsistektur masjid itu. Selain arsitektur masjid, Noe’man juga identik dengan jazz. Kecintaannya terhadap musik blue note itu ditularkannya kepada empat anaknya. Bersama putra keduanya Nazar ia melahirkan radio khusus penikmat jazz KLCBS Bandung tahun 80-an yang sukses hingga kini.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan