Mahasiswa Unpar Borong Juara Lomba Desain

Kamis, 16 Okt 2014 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Sayembara desain yang diselenggarakan Majalah HousingEstate bersama Kota Baru Parahyangan (KBP) Bandung tahun 2014 memunculkan fenomena baru. Pemenang untuk kategori mahasiswa seluruhnya diborong mahasiswa dari Universitas Parahyangan (Unpar), Bandung.

Mereka adalah Steve Aditya Soesanto, Teguh Risnandar Utama, dan Lucky Fachrurrozi dengan judul karya Rumah Titiswari (juara 1), Estevantra Sunandirjaya, Wendy Setia Herdian, Yeriel Johan dengan judul karya Griya Tirta Wedari (juara 2), dan Nikita Stephanie Marisca dan Gavin Adi Sugiri menyabet juara 3 dengan judul karya The Lakeshore.

Para pemenang Lomba Desain Rumah HousingEstate 2014 Kategori Mahasiswa

Para pemenang Lomba Desain Rumah HousingEstate 2014 Kategori Mahasiswa

Kendati juaranya diborong mahasiswa Unpar, jurinya tidak ada satu pun yang dari kampus tersebut. “Ini kejutan, tahun-tahun sebelumnya juaranya berasal dari beberapa kampus. Jurinya juga tidak ada yang dari Unpar, mereka adalah Baskoro Tedjo, arsitek senior dan pengajar departemen arsitektur ITB, Irianto PH, dari Antara Design (Jakarta), Achmad D. Tardiyana (Urbane Bandung), dan Sugiharto, Head of Planning and Design KBP,” ujar Halimatussadiyah, arsitek lulusan UI dan Redaktur Majalah HousingEstate, yang menjadi anggota tim juri.

Diyah menjelaskan, peserta sayembara desain tahun ini untuk kategori mahasiswa memang didominasi mahasiswa Unpar. Sekitar 70 persen pesertanya berasal dari kampus tersebut. Barangkali itu pengaruh lokasi obyek sayembara yang sama-sama di Bandung, yakni Kota Baru Parahyangan yang lokasinya di Padalarang, Kabupaten Bandung. “Kedekatan lokasi ini membuat peserta mahasiswa dari Bandung lebih mudah untuk mengeksplorasi karena sudah mengenal wilayah dan konteksnya,” tambahnya.

Menurut Baskoro Tedjo, sayembara desain HousingEstate-KBP ini mengutamakan penilaian karya yang paling optimal memanfaatkan potensi site ke dalam rancangannya. “Selain itu penilaian karya juga didasarkan atas kemudahan aplikasi dan potensinya untuk diterima pasar. Ini poin penting karena karya ini akan diaplikasikan developer di perumahannya,” imbuh Sugiharto.

Para pemenang kategori mahasiswa ini berhak atas trofi, sertifikat, dan hadiah uang tunai sebesar Rp17,5 juta, Rp10 juta, dan Rp7,5 juta masing-masing untuk pemenang 1, 2, dan 3. Sementara hadiah juara 1,2 , dan 3 untuk kategori arsitek profesional sebesar Rp35 juta, Rp20 juta, dan Rp10 juta.

Editor: H. Prasojo
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan