Di Hong Kong, Apartemen Semakin Kecil

Kamis, 23 Okt 2014 | Penulis: Nta

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Mencacah ukuran unit menjadi lebih kecil ternyata bukan dilakukan pengembang Indonesia saja. Di Hong Kong pengembang terpaksa memperkecil ukuran unit agar harganya lebih terjangkau. Tapi, meski sudah dibuat mungil harganya tetap saja tinggi. Wilayah administrasi khusus Tiongkok ini memang dikenal sebagai salah satu tempat dengan harga properti tertinggi di dunia.

Selama lima bulan berturut-turut hingga Agustus 2014, tarif sewa dan harga jual rumah terus meningkat. Menurut Departemen Peringkat dan Penilaian Hong Kong, harga rata-rata unit berukuran 40 m2 naik enam persen, menjadi 5,2 juta dolar Hong Kong atau sekitar Rp8 miliar.

Mont Vert II

Mont Vert II

Keadaan ini memberatkan penduduk lokal dan ekspatriat. Mereka harus lebih menekan pengeluaran agar dapat menempati rumah berukuran lebih layak. Kalangan pengembang juga terpukul dengan kondisi ini. Apalagi pemerintah masih melakukan pengetatan pasar. Mengecilkan ukuran dinilai satu-satunya cara untuk menaikkan penjualan. Mont Vert II di Tai Po yang dikembangkan Cheung Kong (Holdings) melansir unit berukuran 15,3 m2. Pada seri pertama, tipe terkecilnya berukuran 16,4 m2 seharga 1,7 juta dolar Hong Kong (Rp 2,74 miliar). Sun Hung Kai Properties (SHKP) yang melansir 3.400 unit apartemen di atas stasiun MTR Nam Cheong, Sham Shui Po, ukurannya lebih mungil, 14,8 m2. Unit sekecil itu sudah termasuk dapur dan kamar mandi. Tahun lalu Henderson Land Development sudah mendahului dengan memasarkan unit 15,4 m2 High Place di Kowloon City. Harganya 3,6 juta dolar Hong Kong (Rp 5,6 miliar) atau Rp340 juta per m2.

Survei South China Morning Post menemukan semakin banyak pengembang utama yang membangun apartemen mungil. Dalam delapan bulan pertama 2014, di pasar tercatat ada 1.554 unit berukuran kurang dari 20 m2. Naik 128 persen dari 680 unit yang dipasarkan pada periode yang sama tahun lalu.  ini berbanding terbalik dengan tiga tahun lalu.  Saat itu yang banyak dipasarkan apartemen di atas 92 m2. Tipe-tipe besar itu untuk meladeni orang kaya baru dari Tiongkok daratan yang hampir mencapai 40 persen pembeli.

Besarnya potensi pasar apartemen mungil itu membuat SHKP berencana mengubah empat proyek apartemen mewah miliknya di timur laut New Territories. Unit-unit yang tadinya seluas 185 m2 dicacah menjadi  18,6 m2 (tipe studio). “Kemampuan pasar menyerap unit kecil jauh lebih baik dibandingkan dengan serapan unit besar, ujar Victor Lui Ting, Deputy Managing Director SHK.

Menurut survei Savills  Januari lalu, harga rumah di Hong Kong 14,9 kali dari rata-rata pendapatan tahunan warga Hong Kong. Ini kenaikan tertinggi sepuluh tahun terakhir. Akibatnya, Hong Kong menjadi kota dengan tingkat kemampuan beli rumah terendah sepanjang empat tahun berturut-turut.

(Sumber: South China Morning Post)

Editor: H. Prasojo

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan