Jual Beli Kaveling di Jawa Barat Tertinggi se-Indonesia

Selasa, 16 Des 2014 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Pulau Jawa dengan kepadatan penduduknya menjadi pusat kegiatan ekonomi paling besar di Indonesia. Sibuknya kegiatan ekonomi itu tercermin dari tingginya transaksi jual beli tanah di Jawa. Dikutip dari laman resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah transaksi jual beli kaveling paling tinggi se-Indonesia selama empat tahun terakhir (2010 – 2014).

Kaveling siap bangun di Bekasi

Kaveling siap bangun di Bekasi

Transaksi tanah di Jawa Barat mencapai 787.307 bidang tanah senilai Rp264,76 triliun. Kemudian disusul Jawa Tengah sebanyak 696.410 bidang senilai Rp114 triliun, Jawa Timur 605.108 senilai Rp122,6 triliun, Banten 280.528 senilai Rp147,2 triliun. Jakarta mencatat nilai transaksi paling besar, yaitu 223.517 bidang senilai Rp360 triliun. Selanjutnya Bali 221.915 senilai Rp43,4 triliun, dan Sumatera Utara 187.648 senilai Rp66,2 triliun. Paling rendah di Maluku Utara sebanyak 2.510 senilai Rp183 milyar.

Besarnya nilai transaksi di Jakarta dengan jumlah bidang lebih sedikit menunjukkan harga tanah di Ibukota sangat tinggi. Berbeda dengan jumlah transaksi, untuk tanah bersertipikat juaranya Propinsi Jawa Tengah dengan 8.766.282 bidang tanah sudah bersertifikat. Urutan di bawahnya berturut-turut Jawa Timur sebanyak 6.226.908, Jawa Barat 5.530.143, Banten 1.684.199, Yogyakarta 1.422.402. Selanjutnya Sulawesi Utara 1.422.402, Lampung 1.287.788, dan Jakarta 1.201.231.  Untuk bidang tanah yang sudah bersertipikat secara nasional, tahun 2011 tercatat ada 35.836.945 bidang tanah sementara tahun 2013 ada 39.758.070 bidang.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan