Pengembang Sambut Positif Revisi Soal FLPP

Sabtu, 20 Des 2014 |

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Revisi tentang aturan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahah (FLPP) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) yang sedianya hanya untuk rumah susun (Rusun) disambut kalangan pengembang. Dengan revisi ini rumah sederhana tapak tetap mendapatkan bantuan FLPP, kecuali tujuh wilayah yang penduduknya di atas dua juta jiwa. Yaitu Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bekasi, Bandung, Surabaya, dan Medan. Melalui skema FLPP masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan suku bunga bersubsidi sebesar 7,25 persen hingga lunas.

Ilustrasi

Ilustrasi: Rumah sederhana

“Masih sangat banyak kalangan masyarakat yang tidak bisa mengakses rumah sehingga bantuan dari pemerintah masih sangat dibutuhkan untuk berbagai golongan masyarakat,” kata Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Eddy Hussy, kepada housing-estate.com saat acara sosialisasi aturan FLPP di Jakarta, baru-baru ini.

Kendati kebijakan penghentian pemberian subsidi untuk rumah tapak belum sempat berlaku, namun hal tersebut sudah cukup membuat kalangan pengembang mengerem pembangunan. Karena itu suplai rumah tapak untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) juga terus menurun.

“Sekarang dengan sudah direvisinya aturan ini, para pengembang dipastikan akan kembali bersemangat untuk membangun rumah murah,” imbuhnya. Hal senada diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) versi Jakarta, Anton R. Santoso.

Menurutnya, dengan sudah ada kepastian seperti ini pengembang akan lebih gencar membangun rumah bersubsidi. “Sebelumnya pengembang enggan membangun rumah murah karena jatuhnya malah rugi, makanya lebih memilih membangun rumah komersial. Dengan sudah direvisinya aturan ini, kami dari Apersi optimis dapat membangun sebanyak 90 ribu unit di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan