Yuk Gowes Sambil Blusukan di Bangkok

Minggu, 4 Jan 2015 | Penulis: Nta

Housing-Estate.com, Jakarta - Siapa yang tidak kenal dengan ibukota Thailand ini. Kotanya padat, istananya cantik, makanannya enak, transportasi publiknya sudah jauh lebih baik daripada Jakarta, padahal dua dekade silam kemacetan masih jadi momok di kota ini. Tidak heran kalau banyak wisatawan menyambangi Bangkok. Bahkan bagi sebagian pelancong Indonesia, Bangkok juga dikenal sebagai surga belanja.

Cycling in Bangkok

Cycling in Bangkok

Belakangan, ada satu aktivitas turis yang sedang ngetren di sana, yaitu berkeliling kota naik sepeda. Memang, tidak semua jalan nyaman dilalui, maklum tidak hanya jalannya yang belum beraspal, juga banyak pengendara yang tidak sopan.

Para wisatawan bisa menyewa sepeda di jasa wisata atau kafe. Seperti yang disediakan oleh kafe yang dimiliki Nonnamy Ungwiwatkul, yang sudah sejak tahun 2010 menyediakan wisata sepeda ini. Layanan ini diadakan, karena dia tidak ingin turis-turis hanya datang ke Grand Palace, istana raja yang ternama itu, juga ke jalan-jalan di perkampungan. Makanya dia menyebut wisatanya itu Pan Mut yang kalau diterjemahkan bebas, gowes sambil blusukan.

Cycling in Bangkok

Cycling in Bangkok

Wisata ini hanya ada satu-dua kali seminggu, selama dua jam. Perkampungan yang dilalui antara lain Yaowarat, kawasan pecinan terbesar di Thailand. Di sini, pelancong bisa melihat pabrik-pabrik kecil, gerai kelontong, warung dan jajanan kaki lima. Salah satu obyek yang dikunjungi adalah gereja tua yang sangat kuat pengaruh Tiongkok-nya.

Tidak hanya turis, bersepeda kini juga dilakukan petugas kepolisian Bangkok untuk menjaga keamanan kota. Mereka berpatroli bersepeda selain di perkampungan, juga di daerah-daerah wisata, seperti Khaosan Road yang populer di kalangan backpackers. Daerah ini disesaki oleh hotel-hotel murah, yang sayangnya kurang aman dan sering terjadi pencurian.

Setiap jumat malam, patroli bersepeda ini juga mengerahkan sukarelawan bersertifikat yang bisa ditandai dengan kaos putih bertuliskan “polisi”. Mereka bertugas menjaga keamanan, dengan cara preventif, sambil menyapa ramah dan bercakap-cakap dengan warga setempat. Menurut aparat kepolisan Metro Bangkok, setelah ada patroli bersepeda, tindak pencurian menurun.

 

(Sumber: Nikkei)

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan