Nathalia Sunaidi: Jadi Developer Jalan Menuju Kaya Raya

Senin, 5 Jan 2015 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Ketika seseorang bertanya mengenai pekerjaan kita, tentu di situ ada rasa bangga ketika menyebutkan pekerjaan maupun profesi yang kita jalani. Bagaimana dengan provesi pengembang ataupun developer? Umumnya orang akan berdecak kagum karena profesi ini artinya kita membangun sebuah proyek perumahan, ruko, apartemen, dan sebagainya.

“Umumnya orang akan berdecak kagum ketika disebut pekerjaan kita sebagai developer dan itu menaikkan gengsi kita. Tapi bukan itu tujuan menjadi developer, pekerjaan ini bisa menjadi sarana berbuat baik dan juga bisa membuat kita kaya raya,” ujar Nathalia Sunaidi CEO Rotterdan Properti dan Samara Dana Properti kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (5/1).

Nathalia Sunaidi

Nathalia SunaidiPro

Dengan menjadi developer, Nathalia bisa mengajak puluhan pekerja bangunan untuk mengerjakan proyeknya yang artinya membuka lapangan pekerjaan. Ketika ia berbincang di warung kopi di sebelah proyek yang tengah digarapnya, si ibu pemilik warung menggratiskan kopinya karena merasa telah mendapatkan rezeki dari para tukang yang berbelanja di warungnya.

“Secara finansial warung ini aman minimal satu tahun karena para pekerja bangunan membeli makan, ngopi, hingga jajan di warung ini. Belum pemilik toko bahan bangunan yang berterimakasih omzetnya naik karena kontraktor saya belanja di tokonya. Tokoh masyarakat setempat juga berterima kasih karena saya membuat lingkungannya menjadi lebih bagus dan membuat harga properti di sekitarannya ikut terangkat,” lanjutnya.

Intinya, begitu banyak manfaat yang didapatkan dari sebuah pengembangan properti di suatu lokasi. Bagaimana bila kita memiliki puluhan hingga ratusan proyek properti, tentu manfaat yang lebih besar akan dirasakan untuk bangsa ini. Inilah yang dimaksud bisnis properti sebagai lokomotif perekonomian karena manfaatnya yang besar dan mengangkat sektor-sektor bisnis yang lainnya yang disebut mencapai 170 industri yang menjadi gerbong di lokomotif bisnis properti.

Nathalia sendiri belum terlalu lama menjadi developer, baru sekitar tiga tahunan. Melalui perusahaannya, ibu dua orang anak ini telah mengembangkan proyek antara lain Rotterdam Residence, Calabas Residence, dan Birmingham Village di Bekasi, Birmingham Depok Residence, Rotterdam Business Center di Tangerang, dan Benoa Bay Sand, kondotel di Tanjung Benoa, Bali.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan