Setyo Maharso Akal-akalan Asing Beli Properti

Sabtu, 10 Jan 2015 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Mantan Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) periode 2010–2013 Setyo Maharso adalah pihak pertama yang bereaksi terhadap penolakan pembukaan kepemilikan properti oleh orang asing. Menurut pria kelahiran Semarang, 4 November 1958, itu dalam sebuah jumpa pers di Jakarta, pertengahan Desember lalu, pemilikan properti oleh orang asing secara lebih luas lebih banyak untungnya daripada ruginya bagi Indonesia.

setyo maharso

Alasannya, penjualan properti kepada orang asing itu akan diatur secara ketat dan jelas. Misalnya, yang dijual hanya hunian high rise building dengan harga tertentu, misalnya di atas Rp2,5 miliar/unit, dikenakan pajak barang mewah 20–40 persen, dan pembelinya harus tinggal di Indonesia minimal sebulan dalam setahun. Dengan begitu negara mendapat devisa, pajak, dan benefit ekonomi lain yang sebagian bisa dipakai untuk membangun rumah rakyat.

“Jadi, kita tidak jual tanah. Kita masih punya nasionalisme. Asing juga tidak mungkin bawa properti itu ke negaranya,” katanya. Selama ini, ungkap Maharso, developer asing dari Singapura, Malaysia, Australia, dan lain-lain leluasa berjualan di Indonesia. Sebaliknya pengembang Indonesia tidak punya senjata berdagang properti di negara lain. Padahal, kualitas lokasi dan konsep desain properti di Indonesia tidak kalah bagus, bahkan bisa lebih bagus.

“Tahun 2015 perdagangan bebas ASEAN mulai diberlakukan. Kita kan harus siap juga, apa yang bisa kita jual di negara lain, jangan hanya jadi penonton,” jelas alumni arsitektur Universitas Diponegoro, Semarang, itu. Ia menambahkan, saat ini banyak orang asing yang membeli properti di sejumlah kota besar atau kota tujuan wisata di Indonesia dengan cara akal-akalan bersama orang lokal. “Asing seneng beli karena lokasi, konsep dan kualitas pengembangannya bagus, harganya murah, tapi negara tidak mendapat benefit dari pembelian properti seperti itu,” katanya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan