Jangan Lakukan Sembilan Kesalahan Ini Saat Menjual Propeti

Senin, 2 Feb 2015 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Keunggulan memiliki atau membeli rumah selain untuk hunian juga bisa untuk investasi. Pada suatu saat rumah tersebut dapat dijual dengan harga tinggi. Tapi menjual rumah terkadang gampang-gampang susah, ada problematikanya tersendiri terutama agar pemilik properti mendapatkan harga terbaik.

tips properti

Ilustrasi

Kalau menjualnya secara serampangan, rumah yang seharusnya bisa dijual dengan harga tinggi malah bisa tidak maksimal. Untuk itu perhatikan beberapa hal agar kita bisa menjual properti dengan harga terbaik. Ada sembilan hal yang harus diperhatikan ketika kita ingin menjual properti. Dikutip dari sebuah situs properti penjual rumah, berikut sembilan hal yang harus kita perhatikan.

1. Terburu-buru

Jangan terburu-buru memasarkan properti kita sebelum menyimak fluktuasi maupun mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai tren maupun perkembangan lokasi  di sekitar properti yang akan kita jual.

2. Tidak menarik

Siapkan beberapa langkah untuk membuat properti kita lebih menarik ketika ditawarkan. Untuk itu kita tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, cukup melakukan beberpa touch up di bagian fasad maupun interiornya untuk membuat impresi yang baik ketika calon pembeli melihat rumah kita.

3. Harga Tinggi

Kadang karena alasan emosional kita menilai properti kita jauh lebih tinggi dibandingkan harga sebenarnya. Cobalah untuk menilai dengan lebih obyektif saat menentukan harga jual sehingga lebih sesuai dengan harga pasarannya.

4. Memilih agen

Memilih agen properti merupakan salah satu langkah yang penting ketika ingin menjual properti. Pastikan hubungan yang kita lakukan adalah hubungan profesional, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai agen yang akan kita gunakan, cari informasi mengenai koneksi dan keahliannya sebelum memutuskan kita pakai sebagai perantara penjual kita.

5. Menahan informasi

Informasikan segala kondisi properti secara apa adanya kepada agen penjual. Ini bertujuan agar saat proses transaksi, pembeli juga mengetahui informasi yang benar mengenai rumah tersebut.

6. Tidak sabar

Menjual rumah membutuhkan waktu karena itu diperlukan kesabaran. Jangan juga karena tidak sabar kita langsung menurunkan harga rumah tersebut. Bersabarlah sebentar, bila dirata-rata berdasarkan pengalaman, sebuah rumah bisa laku dalam waktu 3-6 bulan sejak dipasarkan.

7. Tidak mau bernegosiasi

Penting untuk diketahui properti biasanya tidak terjual sesuai dengan harga yang ditetapkan. Jangan juga emosional menghadapi pembeli yang menawar terlalu jauh dari harga yang kita tawarkan. Intinya, kita harus bisa lebih fleksibel dan mau bernegosiasi dengan semangat saling menguntungkan.

8. Membuat kesalahan terakhir

Sering kali kita lalai saat terjadi transaksi dan membuat kontrak. Sisihkan waktu untuk memeriksa dengan teliti kontrak sebelum ditandandatangani untuk menghindarkan kita tersandung masalah di kemudian hari.

9. Lupa menjaga kontak dengan agen

Jangan juga terlalu bergantung sepenuhnya kepada agen penjual, libatkan juga diri kita saat proses penjualan. Mintalaah update rutin mengenai properti kita di pasaran, pastikan kita menjadi prioritas si agen karena properti kita bukan satu-satunya yang ditawarkannya.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan