Kamar Nyaman, Tidur Berkualitas

Sabtu, 7 Feb 2015 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Kamar tidur adalah ruang yang paling lama dihuni di dalam rumah dan memiliki sifat paling privat. Karena itu desainer interior Yuni Jie menekankan pentingnya kamar yang bisa memberikan kenyamanan bagi penghuni dalam beraktivitas terutama tidur. Tata ruang kamar harus mampu membangkitkan suasana yang rileks agar orang dapat beristirahat secara total. “Kualitas perlengkapan tidur menentukan kualitas kamar tidur. Ini memengaruhi kualitas tidur juga,” katanya dalam acara peluncuran produk home linen Santas di Jakarta akhir Juni lalu. Berikut saran Yuni terkait tahapan penataan kamar tidur untuk menciptakan suasana nyaman demi aktivitas tidur yang lebih berkualitas.

Inspirasi Kamar Tidur

Karakter Personal

Yuni selalu mengawali perancangan dengan pengenalan tipe klien secara personal untuk mengetahui selera dan kebutuhannya. Selera personal sangat penting untuk menentukan gaya desain kamar. Sedangkan kebutuhan akan menentukan fungsi ruang dan penataannya. Contoh, orang yang punya banyak barang dan kurang apik, sebaiknya memilih tempat tidur dengan laci penyimpanan di bawahnya. Jadi, kamar tetap rapi meski barang disimpan tanpa disusun.

Pemilihan warna

Warna adalah salah satu elemen terpenting dalam desain. Warna dapat menentukan suasana hati seseorang sehingga penting dalam membangun atmosfer ruang. Untuk kamar tidur warna-warna teduh seperti putih, abu-abu muda, biru atau hijau muda kebiruan dapat menjadi pilihan. Secara psikologis warna-warna itu nyaman dipandang dan dapat menimbulkan ketenangan dan kedamaian.

Tata cahaya ruang, sirkulasi dan temperatur udara

Besar ukuran dan jumlah jendela atau lubang udara serta penggunaan pendingin ruangan, akan memengaruhi intensitas cahaya dan suhu di dalam ruangan. Tata lampu di dalam kamar perlu disesuaikan dengan kebutuhan penghuni agar nyaman. Lampu baca diletakkan di sisi ranjang bagi seorang yang gemar membaca sebelum tidur. Tidak disarankan menaruh lampu utama di atas tempat tidur karena akan mengganggu saat kita berbaring.

Perlengkapan penunjang tidur

Tahap terakhir dalam menata kamar adalah pemilihan produk perlengkapan tidur seperti seprai, bantal, guling, selimut (duvet) dan pelapis kasur (mattress pad). Sesuaikan kelengkapan tidur dengan ukuran tempat tidur: king, queen atau single. Beberapa aspek seperti desain, bahan, ukuran dan harga perlu diperhitungkan. Contoh, seprai sebagai pembangun suasana yang praktis di kamar, desain dan warnanya selalu berubah karena mudah diganti-ganti, tidak seperti wallpaper yang tetap terpasang. Integrasikan warna atau motif seprai dengan keseluruhan tata ruang kamar.

Kualitas bahan juga wajib dipertimbangkan mengingat penggunaan produk perlengkapan perlengkapan tidur bersentuhan langsung dengan tubuh dan kulit. Pilih yang adem dan memiliki penyerapan yang baik terhadap debu dan air seperti katun. Bahan bantal dan selimut juga harus dipertimbangkan yang memberi kesejukan selain keempukan. Bahan bantal dari bulu angsa dapat memberikan tingkat keempukkan tertinggi dan bisa mengikuti bentuk kepala.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan