Jabodetabek Digrojok Lebih Dari 200 Ribu Unit Apartemen

Selasa, 17 Feb 2015 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Kalangan pengembang cukup optimistis mengadapi pasar properti di tahun 2015. Mereka meyakini tahun ini kondisinya bakal lebih baik dari tahun sebelumnya. Indikasinya  terlihat dari suplai apartemen baru yang cukup besar di tahun 2015. Menurut Arief Rahardjo, Head of Research &Advisory Cushman & Wakefield Cushman & Wakefield, perusahaan konsultan properti global di Jakarta, di kawasan Jabodetabek akan ada tambahan suplai apartemen sebanyak 205.001 unit.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Dari angka tersebut sebanyak 67,7 persen sudah terserap karena penjualannya presale, yaitu dijual ketika proyek belum jadi. Sektor apartemen merupakan pasar yang sangat kuat dibandingkan properti lainnya, per kuartal terakhir ini saja ada sekitar 20 proyek baru yang masuk pasar,” ujar Arief  kepada housing-estate.com saat menjelaskan Jakarta Property Market di Jakarta, Selasa (17/2).

Tangerang dan Bekasi, lanjut Arief, merupakan dua daerah di luar Jakarta yang paling aktif  dan banyak menawarkan apartemen. Sebanyak 62 persen segmen yang disasar adalah kelas menengah, harga apartemennya Rp12 -20 juta/m2. Menurut Arief, tingkat penjualan apartemen sepanjang tahun 2014 juga cukup bagus, mencapai 97,9 persen, naik 1 persen dibandingkan tahun 2013.

“Berdasarkan lokasinya, 73,2 persen apartemen dibangun di wilayah sekunder, sementara di CBD sebanyak 18,7 persen dan kawasan primer 8,1 persen. Harga unit apartemen juga terus naik seiring kenaikan harga lahan,” imbuhnya.

Arief menyebutkan, harga apartemen di kawasan CBD mencapai Rp42,1 juta/m2, sementara di daerah primer Rp36,1 juta/m2. Ini artinya ada kenaikan sebesar 26,2 persen dibandingkan kuartal keempat tahun 2013.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan