Aviliani Rugi Menyewakan Apartemen

Minggu, 9 Agu 2015 |

Housing-Estate.com, Jakarta - Bagi ekonom senior Aviliani, investasi itu penting. Di bidang properti, selain rumah tapak yang sekarang ditempatinya, apartemen dan tanah juga menjadi sasaran investasinya. Ia memiliki apartemen seluas 64 m2 di Bellezza, Permata Hijau (Jakarta Selatan). Dulu kerap disewakannya. Tapi, kini tidak lagi, karena dari pengalaman ibu dua anak ini, menyewakan apartemen kurang menguntungkan.

aviliani housingestate edisi 73

“Setelah disewakan, apartemen jadi rusak. Biaya perbaikannya bisa lebih tinggi ketimbang hasil sewanya,” kata perempuan modis ini. Sekarang ia memakai sendiri apartemennya saat liburan bersama keluarga. Tapi, ia berencana menjualnya karena biaya maintenancenya tinggi, sekitar Rp2 juta/bulan. Padahal, ia hanya sesekali memakainya.

Apalagi, menurut perempuan kelahiran Malang, 14 Desember 1961 ini, harga apartemen cenderung stagnan. “Naiknya lama, beda dengan tanah. Karena itu sekarang saya beralih nyicil tanah,” kata ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) yang baru-baru ini mendirikan lembaga konsultan ekonomi EC-Think bersama ekonom Iman Sugema.

Aviliani sudah memiliki kaveling 350 m2 di sebuah perumahan di Tangerang. Pengasuh reality show bertajuk “Bosan Jadi Pegawai” di Trans TV ini akan menambah luas kaveling itu dan membangun rumah anak yatim dan sekolah di atasnya. “Rumah anak yatim seharusnya di komplek perumahan, tidak lagi di kampung, supaya pergaulan mereka bagus. Jadi, saat terjun ke masyarakat, mereka tidak merasa terkucil,” ujarnya.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan