Mau Beli Rumah Pertama, Perhatikan 5 Hal ini

Senin, 2 Nov 2015 | Penulis: Prasojo

Housing-Estate.com, Jakarta - Membeli rumah pertama merupakan keputusan paling penting dalam kehidupan seseorang selain memilih pasangan hidup. Membeli rumah menguras pengeluaran cukup besar dalam jangka panjang. Bila dibeli dengan KPR jangka waktu pelunasannya umumnya 10 – 15 tahun dengan porsi angsuran maksimal sepertiga gaji. Bila ingin lebih menekan jumlah angsuran jangka waktunya bisa dipanjangkan hingga 20 tahun. Rumah juga menjadi tempat membangun keluarga, merajut masa depan, membesarkan dan mendidik anak-anak.

Ilustrasi

Ilustrasi

Karena itu selain harga ada banyak hal yang perlu mendapat perhatian. Membeli rumah tidak seperti benda lain yang bisa sewaktu-waktu diganti bila bosan.  Rumah juga bukan barang likuid yang mudah dijual bila tidak senang lagi. Rentetannya lumayan panjang. Berikut ini 5 hal yang perlu mendapat perhatian sebelum memutuskan membeli rumah pertama.

1. Lokasi dan akses

Pertimbangan pertama dalam membeli rumah adalah lokasi, lokasi, dan lokasi. Idealnya lokasi perumahan dekat atau tidak terlalu jauh dari tempat kerja. Jika hal itu tidak dimungkinkan  usahakan aksesnya mudah sehingga gampang dijangkau. Untuk mengetahui lokasi perumahan termasuk harganya tidak harus datang ke lokasi.

Informasi bisa didapat melalui internet atau portal properti yang sekarang cukup banyak menyajikan penawaran perumahan di berbagai lokasi. Pilih prioritasnya, misalnya tiga perumahan, setelah itu lakukan survey ke lapangan. Survey tidak cukup sekali, tapi dua hingga tiga kali. Perhatikan kondisi lingkungan dan kawasan sekitarnya. Pertama, survey dilakukan dengan kendaraan sendiri (motor atau mobil), pastikan jalur-jalur jalannya, akses alternative, dan lain-lain. Kedua, survey dengan menggunakan kendaraan umum, perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan ke kantor.

2. Transportasi umum

Sebaiknya perumahan yang dibeli dilalui kendaraan umum. Transportasi umum akan memudahkan mobilitas, misalnya ke pasar, mengantar anak sekolah, dan menjadi alternatif bila tidak ingin membawa kendaraan pribadi. Transportasi umum bisa berupa angkot, bus, atau kereta. Soal jarak menjadi relatif bila ada angkutan cepat dan nyaman menuju ke kantor, misalnya Transjakarta, Trans Jabodetabek, atau kereta komuter.

3. Fasilitas kawasan

Perhatikan fasilitas di dekat atau sekitar perumahan. Ini penting untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan keluarga. Paling tidak di kawasan terdapat sejumlah fasilitas dasar, misalnya pasar, sekolah, klinik atau rumah sakit. Bagi pasangan muda pastikan di dekat perumahan ada TK dan SD. Akan lebih baik apabila fasilitasnya lebih lengkap sehingga kebutuhan-kebutuhan lain yang terus berkembang mudah terpenuhi.

4. Prospek kawasan

Kendati tidak untuk tujuan investasi perhatikan juga prospek kawasan. Apabila masa depan kawasannya bagus nilai rumahnya akan cepat naik atau berkembang. Bila sewaktu-waktu dijual, misalnya, pindah ke tempat lain yang lebih bagus, harganya cukup tinggi. Prospek kawasan umumnya terkait dengan penambahan fasilitas dan infrastruktur baru. Misalnya pembangunan jalan baru, pasar, area komersial, mal dan lain-lain.

5. Uang muka dan jumlah angsuran

Pastikan memiliki dana cukup untuk membayar uang muka. Besarnya uang muka berkisar 10 – 20 persen dari harga rumah. Di beberapa perumahan pembayaran uang mukanya ada yang dapat dicicil, tapi sebagian lainnya sekali bayar, apalagi bila depe-nya kecil. Itu belum termasuk biaya proses KPR yang nilainya sekitar 5 persen dari nilai kredit. Untuk BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang nilainya 5 persen dari harga rumah ada yang sudah dimasukkan ke dalam harga sebagian lainnya belum.

Bank umumnya menetapkan besarnya cicilan maksimal sepertiga gaji. Tapi patokan ini sebaiknya dilonggarkan menjadi seperempat gaji (25%) agar lebih aman. Ini perlu dilakukan apabila Anda memiliki kartu kredit dan menanggung dua anak karena biasanya akan ada pengeluaran tidak terduga.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan
  • Puthut Susilo

    Info yang sangat membantu konsumen. terima kasih