Mau Investasi Apartemen, Perhatikan 5 Hal ini

Jumat, 8 Apr 2016 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Properti menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih para pemilik kapital. Produk properti seperti rumah, apartemen, ryuko, tanah, dapat melindungi kekayaan karena kenaikan harganya rata-rata di atas angka inflasi. Jenis properti yang dapat dijadikan alternatif investasi juga semakin beragam, seperti ruang perkantoran, tempat kost, kondotel, dan lain-lain.

Ilustrasi pembangunan apartemen

Ilustrasi pembangunan apartemen

Menurut perencana keuangan  Christian Reinaldo, saat ini yang paling menjanjikan apartemen terutama di Jakarta. Apartemen lebih prospektif  karena permintaannya semakin banyak. Dengan harga lebih terjangkau kalangan menengah atau keluarga muda akan memilih hunian jenis ini ketimbang rumah tapak. Di Jakarta rumah tapak semakin tidak terjangkau karena harga lahan sudah sangat tinggi.

“Paling tidak ada dua keuntungan dari investasi apartemen, selain capital gain dari peningkatan harga juga dapat disewakan. Rata-rata  investor bisa mendapat 5-7 persen dari nilai investasi per tahun. Makin baik lokasi dan fasilitasnya semakin oke kenaikan dan imbal hasilnya,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta pekan ini.

Christian memberikan lima tips berinvestasi investasi di sektor apartemen agar hasilnya lebih optimal.

  1. Pastikan lokasi apartemen yang dibeli memiliki fasilitas umum cukup lengkap seperti pusat perbelanjaan, sarana pendidikan, kesehatan, bisnis, dan sebagainya. Aksesnya juga harus baik dan tersedia sarana transportasi umum.
  2. Sebelum memutuskan perlu dilihat terlebih dulu reputasi pengembangnya melalui berbagai proyek yang telah dikembangkannya. Lakukan survei di proyek-proyek yang sudah dikembangkan dan perhatikan suasananya.
  3. Sebaiknya pembelian dilakukan pre launching sehingga mendapatkan harga perdana yang cukup bagus. Memang ada risikonya tapi bila ita membeli ketika proyeknya sudah terbangun harganya tinggi sehingga potensi keuntungan tipis.
  4. Perhatikan fasilitas pendukung di proyek yang akan dibeli. Sekurangnya harus tersedia fasilitas standar seperti ruang terbuka, tempat parkir memadai, hingga area komersial untuk memenuhi kebutuhan penghuni.
  5. Perbanyak supporting data untuk melihat dan mempelajari proyek baru ini. Perhatikan juga perkembangan kawasan secara umum, misalnya untuk wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan masih menjadi kawasan primadona untuk investasi properti. Kawasan Jakarta Timur pengembangan infratsukturnya lebih lambat, sedangkan Jakarta Barat sudah terlalu banyak investor yang bermain.
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan