BlueScope Terus Perbesar Kandungan Lokal

Minggu, 11 Sep 2016 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Industri baja nasional terus berkembang seiring dengan pesatnya perkembangan proyek infrastruktur maupun properti. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, kebutuhan baja domestik terus meningkat dan pada tahun 2014 telah mencapai 2,7 juta ton dan ini akan terus meningkat seiring program peningkatan dan pemerataan infrastruktur di Indonesia.

Ilustrasi

Ilustrasi

Untuk itu PT NS BlueScope Indonesia sebagai perusahaann manufakur baja lapis yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1994, akan terus meningkatkan kandungan lokal untuk produksinya. Salah satunya BlueScope akan menggunakan bahan baku lokal dari PT Krakatau Steel dan terus melakukan inovasi untuk produk baja lapis berstandar tinggi.

Menurut Presiden Direktur BlueScope Indonesia Simon Linge, industri baja merupakan sektor strategis yang terus berkembang di Indonesia. “Kami sangat mendukung langkah pemerintah untuk memacu penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan produk impor sehingga memberikan nilai tambah yang besar untuk produk dalam negeri,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, Sabtu (10/9).

BlueScope sendiri saat ini memiliki rata-rata kandungan lokal mencapai 40 persen untuk produk-produk unggulannnya melalui kemitraan dengan Krakatau Steel. Produk-produk unggulan yang dirilis BlueScope antara lain Zincalume, Colorbond, BlueScope Zacs, dan lainnya. Teknologi yang diterapkan antara lain pelapisan baja zinc, alumunium, silikon, dan lainnya untuk menghasilkan produk yang aman, kuat, lebih tahan lama, dan anti korosi.

Inovasi yang dilakukan selama ini telah membuat produk BlueScope memeroleh standar internasional. Saat ini ada 4 standar dunia yang telah diraih seperti SNI 4096/2007, Australian Standar (AS 1397), Japan Industrial Standar (JIS G3321), dan American Standar for Testing Material (ASTM A792) selain diakui juga kualitasnya oleh pakar-pakar sipil, arsitek, konstruksi, dan pengembang.

Simon juga menyebutkan, sejak tahun 2015 lalu BlueScope telah menambah investasinya di Indonesia untuk mesin pemotongan baja ringan di Pabrik Cilegon. Hal ini untuk menunjukan komitmen BlueScope dan melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat menjanjikan untuk produk baja lapis ringan.

“BlueScope Indonesia merupakan perusahaan dalam negeri dengan penggunaan bahan baku lokal yang terus diperbesar. Proses pekerjaan dilakukan di Cilegon oleh pekerja Indonesia dan kami telah menjalin kerja sama dengan ratusan mitra roll former lokal untuk pemasaran produk ke pemilik proyek. Ini juga sebagai bentuk komitmen jangka panjang kami di Indonesia,” pungkasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan