AEON Mall Menjajal Ramen Village Sampai Depstore Produk Jepang

Sabtu, 10 Des 2016 | Penulis: Putri

Housing-Estate.com, Jakarta - Mall seolah menjadi pusat makanan Jepang di Indonesia.

Anak-anak kecil berlari riang menuju lingkaran air mancur (water fountain). Menanggalkan baju dan sepatu, mereka asyik bermain air sembari tertawa lepas. Di antaranya ada yang digendong ibu atau pengasuhnya, kendati ada juga yang bingung tak tahu harus berbuat apa kecuali sekedar membasahi kedua tangannya. Suasana kian riuh saat lampu warna-warni menyala terang di antara air mancur. “Sudah lima kali saya ke sini, karena si bontot ngajak lihat air mancur,” kata Diana (37), warga Cikupa, Tangerang, Banten, salah satu pengunjung AEON Mall, BSD City (6.000 ha) Serpong, Tangerang.

Aeon Mall

Aeon Mall

Air mancur adalah salah satu hiburan yang menarik pengunjung mall milik investor Jepang yang diresmikan Gubernur Banten Rano Karno bulan Mei lalu itu. Yang lain, Sakura Illumination Park atau Taman Sakura yang ditanami ribuan lampu LED warnawarni yang menyala pukul enam sore sampai 10 malam. Pemandangan menawan muncul saat lampu serempak menyala. Di sekitarnya disediakan tempat duduk untuk menikmati kerlap-kerlip lampu sembari bersenda gurau.

Setelah diresmikan, ribuan orang dari berbagai penjuru megapolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) berduyun-duyun mengunjungi mall di atas lahan 10 hektar itu. Paling ramai pada akhir pekan. Mirip mall IKEA dari Swedia di Alam Sutera (1.000 ha) Serpong yang menjajajakan aneka furnitur dan aksesoris yang juga riuh disambangi orang.

“Gue kepo (ingin tahu) kayak apa mallnya. Ada yang bilang nuansa Jepangnya keren. Biar nggak penasaran, gue datang rame-rame bareng teman,” kata Fandi (28), karyawan sebuah perusahaan telekomunikasi di Jakarta. Mall yang buka tiap hari pukul 10 pagi–10 malam ini bisa dicapai melalui jalan tol Jakarta– Serpong keluar di BSD City, atau tol Jakarta–Tangerang keluar di gerbang tol Kunciran (Alam Sutera) atau Serpong sebelum terus ke BSD City.

Depstore Jepang

Bangunan AEON Mall tidak berbeda dengan mall-mall kelas atas yang sudah ada di Jabodetabek. Hanya, karena dibangun di atas lahan 10 ha di kawasan pusat bisnis BSD City, dengan total luas bangunan 125.000 m2 empat lantai, mall terlihat besar dan megah. Apalagi di sekitarnya belum dipadati bangunan-bangunan menjulang, kehadiran mall yang dipoles warna ungu cerah itu pun terlihat menonjol.

Restoran dan Kolam-Bergaya Jepang

Restoran dan Kolam-Bergaya Jepang

Aura Jepang terasa setelah masuk ke dalamnya. Dari 280 penyewa (gerai), 47 di antaranya dari Jepang. Bahkan, ada 25 produk Jepang di mall itu yang baru pertama masuk ke Indonesia, seperti salon kecantikan Hashami Kushi, salon perawatan kuku Ginza Nail, pastry Taste Better, resto Uchino Shokudo, dan Del’Immo Café & Patisserie.

Mall mengusung tagline “for your smart living” yang berarti satu tempat untuk memenuhi segala kebutuhan (one stop services). Salah satunya diwujudkan melalui AEON BSD City Store, supermarket dan department store khas Jepang. Seluruh produk yang dijualnya berasal dari Jepang. “Termasuk ikan-ikan segar yang didatangkan langsung dari Hokkaido, seperti tuna raksasa, trout, dan salmon,” kata Benny Hermansyah, Senior Event Planner AEON Mall BSD City.

51 Outlet Kuliner di Area Food Culture

51 Outlet Kuliner di Area Food Culture

Lantai dasar diisi 88 gerai busana dan kuliner. Gerai kuliner paling mendominasi, sekitar 50 outlet, di area bernama Food Culture. Menu Jepang salah satu pilihannya, seperti Maison Tatsuya, Little Tokyo Bakery, Ootoya, Sagami, Kaihomaru, Hakata Ichibandori, O-Gi, dan Matsuyama, selain menu Indonesia dan western yang sudah banyak dikenal. Sedangkan lantai satu didominasi gerai busana dari merek-merek yang juga sudah lazim terdapat di berbagai mall kelas atas, ditambah gerai busana asal Jepang, Uniqlo, yang menempati area paling luas (2.551 m2). Sementara lantai dua diisi arena bermain anak Miniapolis dilengkapi kelas memasak untuk anak Doodles Mini Kitchen, serta gerai kebutuhan bayi+anak dan AEON hall untuk kegiatan pameran, resepsi pernikahan, dan lain-lain.

Ramen Kazan

Suasana Ramen Village

Suasana Ramen Village

Yang paling kental suasana Jepangnya lantai tiga. Di sini anda bisa memuaskan hasrat terhadap ramen, mie kuah khas Jepang yang sekarang digandrungi, di area bernama Ramen Village. Untuk itu pengelola mall memboyong langsung tujuh toko ramen dari Jepang. Karena itu bukan hanya menunya yang rasa Jepang, tapi juga atmosfer kedai dan gaya pelayanannya. Pilihan menu halalnya banyak, seperti Ebisoba Ichigen Ramen asal Hokkaido Sapporo yang menyediakan ramen rasa sup udang, ramen rasa sup ikan di Tabushi Ramen dari Tokyo, dan ramen rasa sup ayam Hakata Men-Oh.

Paling unik Ramen Kazan yang menyajikan ramen dalam mangkuk batu bersuhu tinggi. “Kazan di Jepang berarti gunung berapi. Patut dicoba,” ujar Benny. Berdekatan dengan Ramen Village, diadakan Food Carnival yang menjajakan puluhan menu Indonesia. Food hall itu dilengkapi 1.100 tempat duduk. “Dengan ketinggian atap 10 meter, ruangan tetap terasa lapang dan tidak pengap,” jelasnya. Untuk bisa menikmati semua menu di area, Anda harus menukarkan uang dengan kartu transaksi. Selain kuliner, di lantai ini juga ditempatkan bioskop, toko elektronik dan perlengkapan rumah tangga, serta pusat kebugaran.

Standar Jepang

Toilet Standar Aeon Mall Jepang

Toilet Standar Aeon Mall Jepang

Keamanan yang tinggi menjadi salah satu ciri bangunan milik Jepang. Struktur bangunannya misalnya, dibangun sesuai dengan standar AEON Mall di Jepang yang tahan gempa. “Atap lantai paling atas adalah bagian dari struktur untuk memastikan atap tidak runtuh saat terjadi gempa,” kata Benny. Sementara di dalam, railing (pagar)-nya dibuat tinggi (1,4 m) supaya tidak dipanjat anak-anak. Jika kebanyakan mall di Indonesia menyediakan area parkir kendaraan di lantai basement, di AEON Mall BSD City diletakkan di gedung terpisah. Satu lantai untuk parkir motor, tiga lantai untuk mobil. Disediakan juga parkir khusus untuk pengendara perempuan. “Dari area parkir pengunjung bisa langsung ke mall dengan lift,” jelasnya. Standar tinggi juga terlihat pada penyediaan fasilitas untuk ibu menyusui di lantai tiga, sembilan toilet khusus anak dan keluarga di setiap lantai, ruang berhias di toilet wanita, sampai kursi roda untuk pengunjung sepuh dan troli untuk anak-anak.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie
Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan