Dirut BTN: 2017 Momen Kebangkitan Properti

Senin, 9 Jan 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Direktur Utama Bank BTN Maryono menyebut tahun 2017 akan menjadi momen untuk sektor properti kembali menggeliat dan mengalami booming seperti tahun 2012-2013. Salah satu indikatornya pengembang besar sudah mulai berkonsentrasi untuk menggarap segmen menengah bawah. “Kita lihat pengembang-pengembang besar seperti Lippo, Agung Podomoro, Ciputra, sudah mulai menggarap pasar yang lebih rendah. Belum lagi potensi hunian berimbang 1:2:3, kategori  2 dan 3 sangat besar,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (9/1).

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono

Hunian berimbang 1:2:3 adalah kewajiban membangun dengan pola setiap 1 hunian mewah diikuti dengan 2 menengah dan 3 sederhana. Pola hunian berimbang akan menghidupkan pasar properti tinggal pemerintah mengatur regulasinya sehingga pola ini bisa dijalankan pengembang.

Maryono mengatakan sudah saatnya pemerintah menerbitkan aturan penggunaan lahan untuk hunian khususnya rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Regulasi di sektor perumahan ini tertinggal dibanding  kawasan industri dan perkebunan yang sudah diatur lebih dulu penggunaan lahannya oleh pemerintah. Ia menyarankan agar perizinan untuk lahan industri dan perkebunan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah namun tidak digunakan sesuai ketentuan agar diambil pemerintah untuk digunakan pada sektor perumahan. Begitu juga lahan-lahan sengketa seharusnya bisa dimanfaatkan untuk perumahan  dan pembangunan infrastuktur pendukung.

“Kita bisa contoh Vietnam, pemerintahnya member tanah gratis untuk dibangun pabrik Samsung. Setelah 5 tahun sumbangan dari pabrik ini untuk perekonomian negara sangat luar biasa.  Kita seharusnya bisa menerapkan cara-cara kreatif seperti ini sehingga program perumahan juga bisa lebih maju dan sustain,” tandasnya.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan