Membuat Nyamuk Tidak Betah di Rumah

Sabtu, 11 Feb 2017 | Penulis: Niza

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Melapisi dinding interior dengan cat anti nyamuk bisa menjadi salah satu opsi mengusir nyamuk di rumah.

Housing-Estate.com, Jakarta - Di negara tropis seperti Indonesia penting membuat rumah bebas dari nyamuk, karena nyamuk masih menjadi sumber epidemi seperti demam berdarah dan malaria yang banyak memakan korban jiwa terutama anak-anak. Lebih-lebih setelah munculnya wabah virus Zika di negara-negara Amerika Latin yang penyebarannya juga terjadi lewat nyamuk Aedes Aegypti.

interior Membuat Nyamuk Tidak Betah di Rumah

Banyak cara mencegah nyamuk berkembang di rumah. Antara lain dengan membuat rumah selalu bersih, menghindari tumpukan pakaian atau menggantungnya, mengganti air di bak mandi, akuarium, dan lain-lain secara berkala, dam menimbun barang-barang bekas yang bisa menampung air seperti kaleng dan botol. “Nyamuk itu beda-beda. Ada yang hidup di air bersih, di luar dan di dalam rumah, ada yang mengigit pada malam hari, ada yang pagi atau siang hari. Berbagai cara itu bisa menepis keberadaannya,” kata dokter Erni Juwita Nelwan yang juga peneliti di Divisi Tropik dan Penyakit Infeksi FKUIRSCM (Jakarta), dalam sebuah diskusi yang diadakan produsen cat Kansai Paint di Jakarta medio Februari lalu.

Pencegahan juga bisa dilakukan melalui desain rumah. Misalnya, dengan membuat banyak bukaan ke luar ruang sehingga semua ruang di rumah selalu terang dengan cahaya alami dan tidak lembab. Kemudian melengkapi rumah dengan lubang-lubang ventilasi yang cukup agar sirkulasi udara di rumah selalu lancar, dan melapisi dinding rumah dengan warna-warna terang. “Nyamuk tidak betah tinggal di rumah yang bersih, terang, dan bagus sirkulasi udaranya,” kata Riri Novriansyah, arsitek dari Atelier Riri (Jakarta), dalam diskusi yang sama.

Sementara ruangan yang gelap seperti area di bawah tangga atau gudang, pastikan selalu disinggahi dan dibersihkan, selain diupayakan memiliki ventilasi. Penghuni sebaiknya juga tidak banyak menumpuk barang di rumah, seperlunya saja, agar makin sedikit tempat bagi nyamuk hinggap. Peletakan tanaman dengan aroma yang tidak disukai nyamuk seperti bunga lavender di beberapa sudut ruang bisa juga ditambahkan.

Terakhir, tak ada salahnya mencoba melapisi dinding rumah dengan cat anti nyamuk. Beberapa produsen menawarkannya seperti Kansai Paint dan PT Indowijaya Sakti Teguh (IST). Kansai menyebutnya Kansai Paint Anti Mosquito. Ruang yang dindingnya dilapisi cat interior ini diklaim membuat nyamuk jeri memasukinya. “Cat mengandung tambahan zat Pyrethroids yang dapat merusak sistem syaraf nyamuk, tapi tidak berbahaya bagi manusia,” kata Elizabeth T Sutrisno, Sales & Product Manager Decorative PT Kansai Prakarsa Coatings. Efektifitas cat seharga mulai dari Rp120 ribu/kaleng (2,5 liter) ini diklaim sudah diuji para peneliti di Jepang, Malaysia, Afrika Selatan, dan Indonesia (oleh IPB). Sementara IST menawarkan Puffin Paint

Insect Guard yang disebut bukan hanya mampu mengusir nyamuk tapi juga serangga lain seperti semut, kecoa, dan lalat. “Produk kita tawarkan karena Indonesia negara tropis yang penduduknya banyak mengalami masalah dengan serangga,” kata Erwin Wijaya, Direktur Puffin Paint. Harganya Rp200 ribu/kaleng (5 kg) dan Rp1 juta/peil (25 kg). Kedua cat berbasis air ini tersedia dalam banyak pilihan warna seperti lazimnya cat dekoratif.

Sumber : Majalah Housing Estate Edisi April 2016

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan