Kejutkan Pasar, CT Corp Lego Lebih 1.000 Unit Apartemen di Cibubur

Sabtu, 11 Mar 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Gurita bisnis CT Corp yang dimiliki pengusaha Chairul Tanjung (CT) terus membesar dengan kesuksesannnya mengembangkan bisnis properti melalui anak usaha Trans Property. Awalnya, bisnis properti CT Corp masih terbatas pada segmen komersial seperti jaringan supermarket Transmart, hotel, dan pusat rekreasi Trans Studio di Makassar dan Bandung.

Di koridor Jalan Raya Transyogi, Cibubur, CT Corp mengembangkan proyek apartemen pertamanya di superblok Trans Park @Cibubur (4,5 ha). Proyek ini akan mencakup 3 tower apartemen 37 lantai (2.900 unit), hotel bintang 3 (400 kamar), mal, dan sarana hiburan Marvel Theme Park yang pertama di Indonesia.

Trans Park @Cibubur

Trans Park @Cibubur

Di tengah iklim melemahnya bisnis properti Trans Property sanggup membukukan penjualan mendekati seribu unit sejak apartemennya mulai ditawarkan pada Desember 2016. Dalam waktu  waktu 2 bulan 1 tower apartemen sebanyak 896 unit langsung terserap. Jangan ditanya soal kenaikan harganya, tipe studio (22,7 m2) di tower pertama seharga Rp287 juta naik menjadi Rp460 juta di tower  hanya dalam kurun 2 bulan.

Pada 20 Januari 2017 tower pertama yang sudah sold out  mulai dibangun (groundbreaking) sekaligus launching tower kedua yang juga langsung terjual sebanyak lebih dari 200 unit di hari pertama. Menurut Direktur Marketing Trans Park @Cibubur Ronald Cassidy, larisnya penjualan tersebut  antara lain karena lokasinya strategis dekat  exit tol Cibubur.  Selain itu juga akan ada  exit tol baru di ruas Cibitung-Cimanggis yang lebih memudahkan akses ke kawasan ini.

“Selain lokasinya strategis aksesnya bakal makin  mudah adanya proyek light rail transit (LRT) yang stasiunnya cukup berjalan kaki dari sini.  Fasilitas di dalam dan surrounding kawasan Cibubur juga terus berkembang, selain tumbuhnya  destinasi wisata dan belanja,” ujarnya.

Ronald menyebutkan CT Corp memegang falsafah bisnis yang  berorientasi kepada kepuasan konsumen. Karena itu banyak konsumen loyal yang melakukan pembelian berulang. Loyalitas konsumen ini dijaga sehingga proyek apa pun yang dikembangkan akan dibeli oleh mereka.

Chairul Tanjung menegaskan pihaknya harus menjadi yang terbaik ketika memutuskan masuk ke sebuah bisnis. Ia memberikan gambaran tentang bisnis hotelnya yang selalu dikelola sendiri dan tidak menggunakan operator hotel chain namun seluruh hotelnya tetap digemari.

“Jadi kita nggak muluk-muluk, pokoknya berupaya jadi yang terbaik dan konsumen puas dengan produk  berkualitas,” ujarnya.

Hotel milik CT Corp di Bandung menjadi The Best Family Hotel pertama di Indonesia dan ketiga di Asia. Ia mengaku bangga karena dengan dikelola sendiri okupansinya bisa 100 persen. Setiap  akhir pekan banyak tamu tidak kebagian kamar. Chairul menyebutkan  akan terus mengembangkan proyek-proyek sejenis di tempat lain.

Perbedaan lain proyek superblok yang dikembangkan Trans Property adalah tidak mencari lagi calon tenant. Di setiap pengembangan proyek tenant-nya sudah tersedia karena Trans Property sudah memiliki Transmart, hotel, dan pusat rekreasi Trans Studio.

Dengan seperti ini fasilitas dan konsep produk bisa diwujudkan dengan lebih matang dan fokus untuk setiap kawasan yang dikembangkannya.  Proyek yang dikembangkan Trans Property tidak  sekadar menjual produk properti tetapi menciptakan kawasan baru dengan berbagai potensinya yang akan berkembang.

Saat ini landbank Trans Property tersebar di kota-kota Indonesia yang seluruhnya akan dikembangkan sebagai proyek terintegrasi. Bila lahannya kecil hanya akan mencakup Transmart dan beberapa fungsi lainnya, tapi bila besar akan dikembankan untuk hunian, mal, hotel, tempat rekreasi, dan perkantoran.

Kesuksesan proyek di Cibubur ini akan terus dilanjutkan di proyek lainnya yang saat ini terus dimatangkan. Dalam waktu dekat Trans Property akan menggarap proyek di Serpong, CBD Bintaro, Juanda Bekasi, Sunter, Kebayoran, dan lainnya. Yang di Bekasi  lahannya cukup luas dan akan dikembangkan untuk menyasar segmen menengah dan bawah dengan apartemen Rp200 jutaan.

“Dengan tren penjualan yang seperti ini kami menargetkan 2.900 unit apartemen ini akan habis sebelum Lebaran tahun ini. Untuk kenaikan harganya akan mencapai 85 persen setelah 3 tower ini habis, itu kenaikan dari kami, kalau faktor eksternal terkait beroperasinya JORR, LRT, kenaikannya tidak akan kurang dari 150 persen,” pungkas Ronald.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan