591 Peserta Dari 20 Negara Ikut Indobuildtech Expo

Kamis, 18 Mei 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Industri bahan bangunan (building material) punya potensi berkembang cukup bagus. Pembangunan sektor properti dan infrastruktur yang cukup gencar menjadi pendorong utama tumbuhnya industry bahan bangunan. Lima tahun terakhir pasarnya semakin luas dengan aktifitas ekspor yang semakin besar.

Indobuildtech 2017, Sumber : Instagram

Indobuildtech 2017, Sumber : Instagram

Menurut Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda, bisnis bahan bangunan dengan aktivitas ekspornya di Indonesia terus meningkat selama 5 tahun terakhir.

“Saat ini nilai ekspor bahan bangunan kita mencapai 2,29 miliar dolar AS, tumbuh 3 persen. Bahkan periode awal tahun ini pertumbuhannya mencapai 10,7 persen dengan nilai transaksi 378 juta dolar,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda,  saat pembukaan acara Indobuildtech Expo di Indonesia Convention Center (ICE) BSD City, Serpong, Banten, Rabu (17/5).

Arlinda mengakui percepatan pembangunan infrastruktur berdampak positif terhadap industry bahan bangunan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2016 sektor konstruksi menempati posisi ketiga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi setelah industri pengolahan dan perdagangan. Sementara porsi terhadap produk domestik bruto (PDB)  di urutan empat sebesar 10,38 persen.

Effi Setiabudi, Direktur Utama PT Debindo-ITE, penyelenggara pameran menambahkan, ajang ini menampilkan produk building and finishing materials sekaligus memperlihatkan teknologi terbaru di bidang ini. “Pameran ini dilaksanakan tahunan sejak 2002 dan peserta maupun nilai transaksinya selalu meningkat. Ajang pameran kali ini diikuti 591 peserta dari 20 negara,” imbuhnya.

Indobuiltech menampilkan beragam produk dengan terobosan inovasi dan teknologi terbaru untuk kebutuhan sektor konstruksi, properti, maupun infrastruktur dan akan berlangsung hingga Minggu (21/5). Ada banyak kegiatan selain expo seperti workshop, business networking, dan sebagainya. Menempati area pameran seluas 50 ribu m2, ajang pameran ini diklaim yang terbesar di Asia Tenggara dari sisi luasan maupun jumlah peserta pameran.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan