Kawasan Digital Senilai Rp7 Triliun di Serpong Mulai Dibangun

Kamis, 18 Mei 2017 | Penulis: Putri

Housing-Estate.com, Jakarta - Digital Hub, kawasan yang dirancang menyerupai Silicon Valley, Amerika Serikat (AS), di BSD City Serpong, Tangerang Selatan, Banten, dimulai pembangunannya. Digital Hub (DH) yang dikembangkan sebagai integrated smart digital city itu menempati area seluas 25,8 ha. Tahap pertama disiapkan investasi Rp7 triliun untuk pembangunan infrastruktur dan lebih dari lima gedung perkantoran yang dimulai tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2019 mendatang.

Digital Hub BSD City

Digital Hub BSD City

“Pembangunan Digital Hub akan mengarahkan BSD City menjadi salah satu kawasan new digital economy yang akan diperhitungkan di Indonesia,” kata Widjaja Michael, Group CEO Sinar Mas Land, pengembang BSD City kepada pers usai acara groundbreaking DH di Serpong, Kamis (18/5).

DH dirancang menjadi tempat berkumpulnya para startup company, perusahaan pemimpin teknologi, institusi pendidikan di bidang teknologi informasi (TI) hingga para komunitas digital dan industry kreatif seperti animasi dan games. Michael berharap pengembangan proyek ini akan mempercepat terbentuknya ekosistem berbasis IT dan teknologi digital seperti yang terjadi di Silicon Valley.

DH dikembangkan dalam empat tahap mencakup gedung-gedung perkantoran 12 lantai yang dibangun di 50 lot kaveling seluas 3.000 m2-1 ha. Tahap pertama dibangun gedung perkantoran 25.000 m2 yang disewakan untuk digital printing, kamera, dan usaha sejenis. Tarif sewanya diperkirakan Rp200 ribu/m2/bulan. Irawan Harahap, Digital Hub Project Leader, menyebutkan, gedung yang dibangun tidak dijual tapi disewakan jangka panjang agar tetap menjadi aset perusahaan. Karena itu SML melayani pembangunan gedung sesuai pesanan calon penyewa, selain menjual kaveling. Pembangunan satu gedung perkantoran diprediksi menelan dana Rp500 miliar – 1 triliun.

Pada tahap II (2019-2021) nanti SML akan fokus mengajak komunitas-komunitas digital bergabung di DH. Untuk pengembangan dua tahap berikutnya masih akan dilihat lagi trennya seperti apa. Karena tantangan pegembangan kawasan DH terletak pada kemampuan melihat tren dan merangkul komunitas.

DH dilengkapi aplikasi mobile OneSmile. Aplikasi ini terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh warga BSD City. Aplikasi tersebut berupa pemantauan CCTV, e-wallet, platform komunitas, program loyalitas, dan bussiness performance solution. Manfaatnya bisa untuk transaksi, misalnya pembayaran sewa tenant, iuran lingkungan, air, restoran, dan pembelian tiket di tempat hiburan di BSD. Beberapa perusahaan dan institusi TI sudah bergabung, antara lain Unilever, My Republic, Qlu, Geeks Farm, Sale Stock, Purwadhika Startup & Coding School, Orami, Plug and Play, Evhive, Amikom. Apple juga akan membangun pusat inovasi aplikasi teknologi di area seluas 1500 m2.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan