Olympic Kembangkan Superblok Rp20 Triliun di Bogor

Jumat, 26 Mei 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CIS), produsen furnitur Olympic, makin serius menggeluti bisnis properti. Perusahaan yang baru go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini meluncurkan proyek superblok di Kedunghalang, Bogor, Jawa Barat, yaitu Olympic City. Proyek ini digarap anak usahanya yang bergerak di sector properti PT Olympic Bangun Persada. Sebelumnya Olympic Group melalui Olympic Development  mengembangkan proyek apartemen Olympic Residence di Sentul, Bogor, bersama PT HK Realtindo.

Olympic City Bogor

Olympic City Bogor

Menurut Direktur Keuangan CIS Lukas Maulana Yusuf, Olympic City dibangun di atas lahan seluas 30 ha yang akan terdiri dari apartemen, hotel, gedung perkantoran, mal, dan property lainnya. “Untuk tahap pertama kami kembangkan 6 ha terdiri dari 2 tower apartemen sebanyak 1.600 unit. Targetnya  marketing sales per tower sebesar Rp225 miliar,” ujar Lukas di BEI Jakarta, pekan ini.

Ada tiga tipe yang ditawarkan,  Studio (30 m2) hingga 2 kamar seharga Rp11,5 juta/m2 atau mulai Rp300 jutaan. Olympic City selanjutnya akan dilengkapi dengan kampus dan rumah sakit internasional. Pembangunannya akan dilakukan dalam tiga tahap, groundbreaking tahap pertama akan dimulai pada Agustus 2017. Sasaran pasarnya kalangan menengah urban. Pengembangan tahap pertama yang diperkirakan memakan waktu 3-4 tahun targetnya diselesaikan bersamaan dengan rampungnya jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Kebetulan lokasi proyek ini di antara BORR dengan Jl Raya Bogor.

Proyek ini juga diuntungkan pembangunan kereta api ringan ( light rail transit /LRT) Cawang-Cibubur-Bogor. Hub/depo LRT berada tidak jauh dari Olympic City, yaitu di kawasan Tanah Baru. Ke pusat Kota Bogor juga tidak terlalu jauh sehingga kawasan ini akan memperkaya fasilitas kota yang sudah ada.

“Fase pertama dibangun apartemen, mal, hotel, dan perkantoran, kemudian fase kedua rumah sakit dan universitas. Sementara fase ketiga mulai digarap apartemen premium. Total pengembangannya akan memakan waktu 10 tahun dengan investasi Rp20 triliun,” imbuhnya.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan