Bos APP Usung Idiom Baru MBR

Senin, 19 Jun 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Pemerintah mengeluarkan banyak program subsidi maupun kemudahan regulasi untuk pengembangan rumah murah. Hal ini dikarenakan harga rumah yang semakin tinggi dan tidak terjangkau bagi kebanyakan kalangan pekerja sehingga harus didorong dengan bantuan pemerintah.

rumah-menengah-bawah-metland-cibitung-

Perumahan merupakan kewajiban pemerintah untuk pemenuhannya sebagaimana diatur oleh UUD, para penerima program bantuan pemerintah ini disebut masyarakat berpenghasilan rendah atau disingkat menjadi MBR. Idiom MBR ini diubah dan diberikan arti baru oleh Direktur Utama PT Adhi Persada Properti (APP).

“Bagi kami MBR itu modern business residential, istilah MBR selama ini kami kok nggak tega nyebutnya dan terlalu diskriminatif. Padahal ini konsumen yang memiliki daya beli sehingga tetap harus dilayani dengan baik,” ujarnya saat penandatanganan MOU dengan PT Adhidaya Bangun Nusantara (ABN) untuk pengembangan program sejuta rumah di Jakarta, pekan lalu.

Dalam 5 tahun ke depan, APP bersama ABN akan mengembangkan 1 juta unit apartemen yang dikhususkan bagi segmen MBR ini secara bertahap. Luas pengembangannya mencapai 250 ha dengan investasi mencapai belasan triliun. Agus menyebut dengan kerja sama ini akan memasok 20 persen target program sejuta rumah pemerintah dalam 5 tahun ke depan.

“Tahap pertamanya akan kita bangun 300 ribu unit apartemen untuk kalangan MBR ini dengan perincian 200 ribu di greater Jakarta dan 100 ribu di Surabaya.  Jadi bagi kami MBR itu konsumen yang sangat potensial, bukan masyarakat berpenghasilan rendah tapi modern business residential,” pungkasnya.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan