Dahsyat, Forest City Bisa Menjual 15 Ribu Unit Apartemen dalam 1,5 Tahun

Senin, 7 Agu 2017 | Penulis: Joy

Housing-Estate.com, Johor Bahru - Pengembang properti Country Garden Pacivicview Sdn Bhd sukses besar menjual kawasan multiguna (mixed use) Forest City (20 km2) di kawasan Iskandar, zona pengembangan ekonomi Johor Selatan di negara bagian Johor Bahru, Malaysia. Sejak dilansir Maret 2016 hingga sekarang sudah sekitar 95 persen dari 233 unit villa mewah yang terjual. Sedangkan apartemennya diklaim sudah 15 ribu unit yang terjual, tersebar di area pengembangan tahap I (4 tower), tahap II (28 tower) dan 50 persen di area tahap III (21 tower). Setiap menara masing-masing dibangun dengan ketinggian antara 35-40 lantai.

forest-city

Villa mewah dijual seharga mulai dari RM4 juta atau sekitar Rp12,46 miliar untuk tipe terkecil dengan luas bangunan 417-435 m2, dan terbesar 858 m2 seharga RM17 juta atau Rp52 miliar. Sedangkan apartemen seharga mulai dari RM750 ribu hingga RM2,6 juta (Rp 2.2 – 7.5 Miliar) dengan unit terkecil tipe satu kamar (bed room/BR) seluas 48 m2 dan terbesar 4BR 76 m2. Semua unit dijual indent (masih berupa gambar) dengan janji serah terima 36 bulan kemudian.

Cara pembayaran, uang tanda jadi atau booking fee (BF) disyaratkan RM 10 ribu, disusul uang muka atau down payment (DP) 10 persen dari harga jual yang mulai dibayarkan setelah satu bulan pembayaran BF. “Pembayaran DP bisa diangsur,” ujar staf pemasarannya di lokasi proyek. Sisanya yang 90 persen bisa dicicil setiap bulan sesuai dengan progress pembangunan. Konsumen dari luar negeri hanya boleh membeli dengan cara bayar tunai atau tunai bertahap. Hanya konsumen asal Malaysia yang bisa membeli dengan fasilitas kredit dari perbankan.

Menurut Yu Runze, Direktur Strategi Country Garden Pacivicview, konsumennya berasal dari 23 negara. Terbanyak dari Cina, Singapura, dan Malaysia. Sedangkan dari Indonesia konsumennya kurang dari 5 persen.

forest-city-malaysia

Forest Garden akan dikembangkan menjadi kota baru internasional yang  mengangkat konsep kota pintar yang ramah lingkungan (green and smart city). Selain ratusan villa mewah dan puluhan menara apartemen, dikembangkan juga mall bebas pajak (duty free), gedung-gedung perkantoran, hotel, dan properti penunjang lain seperti sekolah-sekolah unggulan, sejumlah rumah sakit, dan beragam obyek wisata.

“Kelak Forest City akan menjadi pusat bisnis, pusat pemulihan kesehatan, pusat destinasi wisata seperti MICE (meetings, incentives, conferences, and events ), wisata belanja, rekreasi keluarga, dan lain-lain,” ujarnya.

Overview of 4 islands - Forest City

Forest City dikembangkan di atas empat pulau hasil reklamasi seluas 20 km2 di selat Johor, persis beseberangan dengan kawasan Tuas (Singapura). Pengembangan pulau pertama sedang dilakukan dengan target pembangunan keempat pulau akan selesai dalam waktu 20 tahun (tahun 2035) dengan nilai investasi total USD100 miliar atau setara Rp1.300 triliunan.

Selain sangat dekat dengan Singapura, hanya dibatasi selat Johor selebar 2 km dan sekitar 1-2 jam dari Bandara Changi, daya tarik Forest City terletak pada seluruh propertinya yang dijual dengan sertifikat hak milik (free hold), dengan konsumen  mendapat visa tinggal hingga 10 tahun di Malaysia, bebas biaya administrasi, dan mendapat keistimewaan melewati jalur tersendiri di pos imigrasi di perbatasan Singapura dan Malaysia sehingga tak perlu lama mengantri.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan