Intiland Luncurkan Apartemen Baru Rp2 Miliaran Dekat Bundaran HI

Selasa, 22 Agu 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Proyek apartemen premium masih menarik digarap  pengembang dalam situasi pasar seperti sekarang. Karena itu PT Intiland Development Tbk pede meluncurkan proyek terpadu (mix used development) Fifty Seven (57) Promenade dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), tepatnya di Jalan Kebon Melati, Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 3,2 ha dan dikembangkan dalam dua tahap.

57 Promenade

57 Promenade

Menurut Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, 57 Promenade merupakan proyek pertama Intiland yang diluncurkan tahun ini. “Dalam situasi seperti sekarang kami sangat hati-hati meluncurkan proyek baru. Tahun ini kami fokus pada pengembangan proyek yang berjalan. Namun begitu melihat potensi pasar tetap terbuka, kami berani meluncurkan proyek baru,” katanya saat memperkenalkan (review) 57 Promenade kepada pers di Jakarta, Selasa (22/8).

Ia menjelaskan, pasar properti menengah atas di lokasi premium seperti yang akan diluncurkan Intiland ini sebenarnya tetap memiliki potensi yang bagus. Saat ini pasarnya lesu lebih karena faktor psikologis yang membuat pemilik duit masih wait and see. Karena itu pasar perlu digairahkan dengan meluncurkan produk yang menarik mereka.

Faktor lain yang membuat Intiland pede merilis 57 Promenade, terkait pembangunan infrastruktur yang sangat masif oleh pemerintah. 57 Promenade berada di lokasi yang sudah sangat established puluhan tahun dengan adanya enam hotel bintang 5 di sekitarnya, dua shopping mall besar, 10 perkantoran grade A, 4 kantor kedutaan, dan lain-lain. Kawasan akan ditunjang sarana transportasi massal mass rapid transit (MRT) yang dalam tahap penyelesaian dengan dua stasiun di HI dan Sudirman.

Kawasan Bundaran HI nanti akan seperti kota-kota maju di Jepang, Hongkong, atau Singapura yang terhubung dengan transportasi massal sebagai hub. Keberadaan proyek MRT dan proyek lain seperti LRT (light rail transit) dan kereta bandara itu disebut akan mengubah mobilitas masyarakat perkotaan menjadi lebih banyak menggunakan transportasi umum, karena lalu lintas yang kian macet. Karena itu inilah momentum yang tepat meluncurkan proyek baru.

“Kami melihat lifestyle masyarakat akan berubah, mobilitas akan lebih efisien. Yang biasa ke bandara 2-3 jam, nanti dari sini hanya 30-an menit. Konsep-konsep seperti itulah yang kami jual karena hunian dekat public transportation akan lebih unggul. Selain itu kami berharap proyek ini bisa membantu menjadi pendobrak bisnis properti yang lesu,” kata Archied.

Tahap pertama 57 Promenade akan dikembangkan seluas 1,3 ha mencakup dua menara apartemen City57 (24 lantai/260 unit) dan Sky57 (49 lantai/236 unit) plus basement lima lantai. Tahap kedua 1,9 ha untuk dua menara perkantoran, satu menara apartemen servis dan ritel. Tipe unitnya mulai studio hingga tiga kamar (bed room/BR) 41-182 m2 seharga Rp2,3–9 miliar/unit atau Rp50 jutaan/m2. Resminya proyek diluncurkan 26 Agustus 2017 dengan target penjualan Rp520 miliar. Proyek yang akan dikembangkan dalam lima tahun ini akan menelan total investasi Rp2,4 triliun.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan