Jakarta One, Kartu untuk Semua Moda Transportasi di Jabodetabek

Kamis, 7 Sep 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Pemerintah tengah gencar mengembangkan proyek transportasi masal untuk melancarkan akses lalu lintas di megapolitan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) seperti MRT, LRT, dan kereta bandara selain busway dan kereta komuter. Seiring pembenahan dan pembangunan infrastruktur transportasi itu, disiapkan juga sistem pembayaran elektronik antarmoda yang memudahkan masyarakat menggunakan jasa transportasi itu sekaligus memberikan data mobilitas mereka.

Kartu Jakarta One | Foto : MI/Arya Manggala

Kartu Jakarta One | Foto : MI/Arya Manggala

“Pembangunan infrastruktur transportasi publik yang gencar itu secara paralel perlu kita siapkan juga sistem pembayarannya yang terintegrasi. Untuk Jakarta nantinya berbasis kartu Jakarta One yang berfungsi juga sebagai big data untuk memantau pergerakan masyarakat menggunakan transportasi publik,” kata Djarot Saiful Hidayat, Gubernur DKI Jakarta, saat menandatangani kesepakatan pengembangan integrasi sistem pembayaran elektronik antara Pemprov DKI, Kementerian Perhubungan, dan Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Rabu (6/9).

Ia menjelaskan, saat ini ada 13,9 juta kendaraan roda dua dan 3,5 juta kendaraan roda empat di Jakarta, atau sudah jauh melebihi total penduduknya yang mencapai 10,1 juta jiwa. Karena itu transportasi massal yang efisien menjadi kebutuhan mutlak untuk mencegah stagnasi lalu lintas. “Makanya penerapan sistem pembayaran tunggal berbasis kartu Jakarta One itu sangat penting, karena bisa membantu kita memantau pergerakan masyarakat dan menjadi acuan penentuan rute dan layanan transportasi umum yang efektif,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, pergerakan kendaraan di area Jabodetabek mencapai 40 juta pergerakan per hari dan baru sekitar 24 persen yang menggunakan transportasi umum. “Kereta komuter sudah bisa mengakomodir satu juta penumpang per hari, Transjakarta 400 ribu penumpang. Dengan mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT) jumlah pergerakan dengan angkutan umum itu bisa ditingkatkan sehingga mobilitas warga bisa lebih lancar,” katanya.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan