Beli Apartemen Murah, Bonusnya Kereta

Rabu, 11 Okt 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Pemerintah tengah giat mengembangkan hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi massal atau suka disebut konsep transit oriented development (TOD). Lima proyek TOD sudah mulai dibangun dan dipasarkan. Yaitu, di stasiun kereta komuter Jabodetabek di Tanjung Barat (Jakarta Selatan), Pondok Cina (Kota Depok), serta Pasar Senen, Juanda, dan Tanah Abang di Jakarta Pusat.

Maket TOD Stasiun Pasar Senen (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

Maket TOD Stasiun Pasar Senen (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

Semuanya dibangun di atas stasiun kereta untuk kalangan menengah ke bawah dengan harga unit Rp200–300 jutaan. Sekitar 30 persen dari ribuan unit yang dipasarkan bisa dibeli dengan kredit pemilikan apartemen (KPA) bersubsidi berbunga 5% per tahun. Dengan tinggal di apartemen di TOD stasiun itu, penghuni mudah dan murah mencapai tempat kerja dan aneka fasilitas publik di pusat kota dengan kereta dan transportasi publik lain.

“Yang tinggal di hunian TOD mendapatkan bonus kereta. Dari unit huniannya tinggal turun ke bawah, langsung masuk stasiun, dan priiitt (bunyi peluit kereta), langsung jalan. Pengembangan apartemen dengan konsep TOD ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah mengatasi sebagian masalah perkotaan dan urbanisasi,” kata Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saat meresmikan dimulainya pembangunan (ground breaking) TOD Stasiun Pasar Senen, Selasa (10/10).

Kosep hunian TOD, lanjutnya, menyamakan setiap segmen masyarakat. Selama ini situasinya terbalik. Orang kaya tinggal di perkotaan sehingga biaya transportasinya murah, kaum menengah ke bawah tinggal di rumah sederhana di pinggir kota dengan biaya transportasi tinggi. Dengan proyek hunian TOD, kaum menengah ke bawah bisa tinggal di pusat kota dengan kemudahan transportasi menggunakan kereta komuter ber-AC dengan tarif terjangkau.

“Konsep-konsep TOD ini akan diterapkan di banyak kota. Jadi, kita memiliki desa-desa yang asri dan kawasan perkotaan yang lebih rapi tanpa kumuh melalui pengembangan hunian dengan konsep TOD. Jakarta jadi percontohan yang akan ditularkan ke kota-kota lain,” jelas Basuki.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan