Cowell Tawarkan Apartemen Rp300 Jutaan di Seberang Stasiun Bogor

Kamis, 12 Okt 2017 | Penulis: Prasojo

Housing-Estate.com, Jakarta - Para pengembang kini melirik lokasi-lokasi dekat stasiun untuk pengembangan proyek propertinya. Ini dilakukan baik oleh pengembang plat merah (BUMN) maupun swasta. Di Kota Bogor (Jawa Barat) misalnya, tengah dipasarkan apartemen Grand Central  Bogor di seberang stasiun Taman Topi, Jl Mayor Oking. Lokasinya persis di seberang stasiun sehingga kalau naik kereta tinggal jalan kaki menyeberang jalan dari apartemen ke stasiun besar itu.

Apartemen Grand Central Bogor

Apartemen Grand Central Bogor (Sumber: grandcentralbogor.com)

Karena lokasinya itu, apartemen disebut termasuk kategori hunian terintegrasi dengan transportasi massal atau transit oriented development (TOD). “Karena hanya menyeberang jalan satu menit juga sampai stasiun,” kata Endi, staf pemasaran Grand Central Bogor, kepada housing-estate.com di Jakarta belum lama ini.

Apartemen yang dikembangkan PT Cowel Development Tbk ini hanya satu tower berisi 405 unit hunian. Unitnya tipe studio 24,5-29,4 m2 dan dua kamar (bed room/BR) 43,6-61,7 m2. Tipe studio 24,5 m2 dibandrol Rp390 juta atau sekitar Rp15 jutaan/m2. Apartemen ini belum dipasarkan resmi tapi konsumen sudah bisa mengambil nomor urut pemesanan (NUP) dengan biaya Rp3 juta/unit. Menurut Endi, uang tersebut akan dikembalikan 100% bila konsumen membatalkan pembelian.

Unit huniannya didominasi tipe studio (285 unit), selebihnya tipe dua kamar tidur. Cowel menjanjikan serah terima unit dua tahun.  Layaknya apartemen menengah, di dalamnya akan dilengkapi kolam renang (anak dan dewasa), taman bermain anak, ruang fitness, dan ruang serbaguna. Selain itu pada setiap tiga lantai disediakan sky garden.

Karena lokasinya nempel stasiun, mobilitas penghuni menuju Jakarta sangat mudah. Ongkosnya juga murah, dari stasiun Bogor ke stasiun Jakarta Kota hanya Rp6.000/orang sekali jalan.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan