Pracetak Itu Bisnis Masa Depan

Jumat, 17 Nov 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Bisnis bahan bangunan pracetak (precast) dengan sistem modular yang diproduksi di pabrik sangat menjanjikan. Dengan bahan bangunan modular itu, pembangunan gedung tinggi dan proyek infrastruktur bisa lebih cepat dan efisien. Ke depan bisnis pracetak akan terus berkembang seiring banyaknya proyek bangunan tinggi dan infrastruktur yang dibangun.

Apartemen Tamansari Urbano, Bekasi (Jawa Barat), dibangun menggunakan beton pracetak (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

Apartemen Tamansari Urbano, Bekasi (Jawa Barat), dibangun menggunakan beton pracetak (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

PT Wijaya Karya Tbk (Wika) melalui dua anak perusahaan PT Wika Gedung Tbk dan PT Wika Beton Tbk, membentuk join venture (JV) PT Wika Pracetak Gedung (WPG) untuk memproduksinya. Sebelumnya Wika Beton sudah memproduksi material pracetak, sementara Wika Gedung yang membangun. Dengan membentuk WPG harapannya pekerjaan konstruksi dan pengembangan proyek menjadi lebih terintegrasi.

“Pembentukan WPG merupakan bagian business plan jangka panjang kami di bidang konstruksi. Kita harus mengikuti perkembangan zaman. Bisnis precast dan prefab ini merupakan strategi backward kami untuk memperkuat supply chain perusahaan sebagai perusahaan konstruksi bangunan gedung atau menjadi perusahaan total solution contractor,” jelas Widhi Pudjiyono, Direktur Operasi 1 Wika Gedung, dalam acara press site visit ke lokasi apartemen Tamansari Urbano milik Patra Property di Bekasi, Kamis (16/11).

WPG memproduksi precast modular di pabrik sehingga kualitasnya bisa lebih terjamin dan terkontrol. Saat sebuah gedung memasang pondasi, precast untuk slab, kolom, dinding, hingga lantai sudah mulai diproduksi di pabrik dan nanti bisa langsung dipasang saat pondasi telah selesai. Sistem seperti ini bisa menghemat waktu hingga 40 persen dan tenaga kerja yang digunakan lebih sedikit.

Untuk produksi modular saat ini WPG baru bisa menyediakan kubikal kamar mandi yang sudah lengkap mulai dari plumbing, saniter, lantai, dinding dan lain-lain. Kamar mandi merupakan ruang yang paling kompleks di dalam sebuah bangunan. Dengan system prefabrikasi, kamar mandi bisa langsung dipasang sehingga proses pembangunan seluruh gedung lebih cepat.

Maket kamar mandi modular (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

Maket kamar mandi modular (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate)

Di Jepang, jelas Widhi, 70 persen bangunan tingginya sudah menggunakan sistem pracetak. Begitu juga di China, Inggris, Amerika, dan negara maju lain. WPG tengah mempersiapkan pabrik di Cikampek dari pabrik saat ini di Tambun.

“Kami melihat bisnis precast ini sebagai bisnis masa depan yang akan berkesinambungan. Saat ini kapasitas produksi kami kalau dikonversi ke beton sudah mencapai 100-150 ribu tonm per tahun. Tahun ini kami menargetkan kontrak kerja Rp150 miliar dan sudah tercapai Rp120 miliar. Targetnya tahun depan kontrak yang bisa diraih bisa naik dua kali lipat dan begitu seterusnya setiap tahun,” tuturnya.

Beberapa portofolio produk WPG yang sudah digunakan selain di Tamansari Urbano dan kantor pusat Wika Gedung, adalah di proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta. Seluruh lantai stasiun MRT menggunakan beton pracetak WPG. Juga beberapa proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, rumah sakit, pabrik, apartemen dan lain-lain. Wika Gedung juga tengah memasang 716 unit prefab kamar mandi untuk rumah dinas Angkatan Udara di Halim, Jakarta Timur, selain 1.200 unit yang dipasang di Tamansari Urbano.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan