Maja Bakal Seperti Bintaro

Sabtu, 18 Nov 2017 | Penulis: Yudis

Housing-Estate.com, Jakarta - Sebuah pengembangan kota baru dengan konsep kota mandiri harus didukung infrastruktur yang memadai untuk menampung populasi yang besar dan terus meningkat, tak terkecuali Kota Publik Maja (10.000 ha) di Maja, Kabupaten Lebak, Banten, yang merupakan bagian dari pengembangan 10 kota baru yang dicanangkan pemerintah sepanjang 2015-2019.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (paling kanan) memberikan keterangan kepada pers sembari bergelantungan di kereta komuter dari stasiun Tanah Abang (Jakarta) menuju Kota Publik Maja (10.000 ha) di Maja, Lebak-Banten, Sabtu (18/11/2017), bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kiri). (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (paling kanan) memberikan keterangan kepada pers sembari bergelantungan di kereta komuter dari stasiun Tanah Abang (Jakarta) menuju Kota Publik Maja (10.000 ha) di Maja, Lebak-Banten, Sabtu (18/11/2017), bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kiri). (Foto: Yudiasis Iskandar/HousingEstate).

Saat ini Maja sudah tersambung dengan jalur kereta komuter dan ke depan akan didukung juga dengan jalan tembus (jalan negara) dari Pamulang dan Serpong di Kota Tangerang Selatan (Banten), Parung Panjang (Kabupaten Bogor), hingga Maja sepanjang 60 km, selain jalan tol dan infrastruktur lain.

“Jangan melihat Maja sekarang yang anggapannya jauh sekali (dari Jakarta). Kota Publik Maja ke depan akan seperti kawasan kota baru Bintaro Jaya (di Pondok Aren, Tangerang Selatan) yang sudah berkembang menjadi professional city yang didukung infrastruktur dan fasilitas lengkap. Konsep kota mandiri itu bisa menghidupi diri sendiri, tidak tergantung wilayah lain. Kota Publik Maja dikonsep seperti itu,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono saat meninjau sekaligus melakukan peresmian kota baru CitraMaja Raya (2.000 ha) yang dikembangkan Ciputra Group di Kota Publik Maja, Sabtu (18/11), bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

CitraMaja Raya sudah mulai dipasarkan dan dikembangkan sejak akhir 2015. Saat ini rumah yang sudah terjual (bersama ruko) mencapai 10.000 unit. sebagian sudah terbangun dan mulai dihuni. Pengembangan sudah mulai memasuki pembangunan fasilitas. CitraMaja Raya dikembangkan terintegrasi dengan stasiun kereta komuter Maja. Kereta komuter dari Jakarta (Tanah Abang) ke Maja hingga Rangkasbitung saat ini sudah dua lajur (double track).

Tampak hadir antara lain Ciputra, Chairman Ciputra Group, Presdir PT Ciputra Residence (subholding Ciputra Group yang mengembangkan CitraMaja raya) Budiarsa Sastrawinata, dan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia ((DPP REI) Soelaeman Soemawinata.

Dengan pengembangan berbagai infrastruktur untuk mendukung pengembangan sebuah kota baru mandiri seperti Maja itu, akan ada banyak potensi yang bisa dikembangkan secara bertahap terkait ekonomi masyarakat, potensi daerah, dan lain sebagainya. “Konsep kota mandiri itu akan memberikan nilai tambah yang besar pada wilayah (Lebak dan Banten). Banyak hal baru yang bisa diciptakan (untuk kesejahteraan masyarakat dan daerah),” kata Basuki.

Ia menyebutkan, pengembangan proyek infrastruktur di Maja sendiri ditargetkan untuk bisa menampung potensi populasi hingga 1,2 juta jiwa. “Bayangkan seperti kawasan Bintaro yang berkembang menjadi pusat hunian, komersial, bisnis, dan hiburan. Konsep kota mandiri yang disiapkan pemerintah di Maja, arahnya akan seperti itu. Kotanya bisa self service sehingga mengurangi dampak buruk urbanisasi (berupa kemacetan lalu lintas dan kepadatan kota),” terang Basuki.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan