Di Cibubur Masih Ada Rumah Rp600 Jutaan

Minggu, 19 Nov 2017 | Penulis: Putri

Housing-Estate.com, Jakarta - Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, dan koridor Jl Alternatif Cibubur (Transyogi) selepas gerbang tol Cibubur hingga Kota Wisata, Gunung Puteri (Bogor), dulu menjadi hunian favorit  kaum urban. Di koridor sepanjang  sembilan kilometer itu dikembangkan sejumlah perumahan menengah atas. Sebutlah Raffles Hills, CitraGran, Kota Wisata, dan Legenda Wisata. Beberapa tahun terakhir pamornya memudar karena kemacetan dan kurangnya dukungan infrastruktur. Kawasan ini diprediksi bersinar lagi dengan  dibangunnya jalan tol JORR 2 Cimanggis-Cibitung yang melintas di dekat beberapa perumahan itu dan light rail transit (LRT) Jakarta-Cibubur-Bogor. Karena itu para pengembang di kawasan ini sekarang lebih pede menjual produknya.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kota Wisata (750 ha) misalnya, melasir hunian menengah atas di cluster Bellwood (152 unit) seharga Rp1,8-3,4 miliar. Sebelumnya Sinar Mas Land (SML), pengembangnya, lebih banyak memasarkan rumah Rp900 jutaan hingga Rp1 miliaran. Harga lebih terjangkau bisa didapat di pasar seken. Di cluster Ottawa misalnya rumah tipe 45/90 sudah renovasi dipasarkan seharga Rp675 juta. Tipe sedikit lebih besar (60/90) belum direnovasi dijual lebih murah Rp35 juta. “Itu rumah paling murah di Kota Wisata yang dibangun akhir 1996,” ujar Lussy Siswanto, principal Ray White Cibubur, kepada housing-estate.com, di Cibubur, beberapa waktu yang lalu.

Di klaster lebih baru harga rumahnya sedikit lebih tinggi dengan ukuran lebih besar. Di cluster Vancouver B misalnya, tipe 100/119 ditawarkan Rp1,1 miliar. Usia bangunan di bawah 10 tahun. Di Legenda Wisata yang lokasinya di seberang Kota Wisata juga ada rumah seken di bawah Rp1 miliar tapi sedikit.  Di Jl Atomic 2 Legenda Wisata tipe 135/112 ditawarkan Rp865 juta. Kemudian di cluster Van Gogh tipe 55/72 dibandrol Rp750 juta. Selebihnya harga rumahnya di atas Rp1 miliar, bahkan cukup banyak rumah kelas atas dijual. Menurut Lussy, pemiliknya  sudah tidak sabar menunggu selesainya jalan tol dan ingin cepat mencari hunian di kawasan lain yang lalulintasnya lebih baik lancar.

Kedua perumahan ini konsep dan kualitas pengembangannya hampir sama karena developernya sama, SML. Tapi konsumen lebih banyak yang melirik Kota Wisata karena fasilitasnya terutama sekolah favorit lebih komplit. Selain itu banyak area komersial,  pasar modern, tempat kongkow, dan akses menuju tol JORR Cikunir-Taman Mini lebih mudah.

Lussy mengakui, sebelum ada tanda-tanda dimulainya pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung permintaan rumah seken di koridor Transyogi lumayan sepi. Kini permintaannya mulai meningkat kendati belum semarak seperti dulu.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Pasang Listing GRATIS
Beri Tanggapan