Sentul City Targetkan Marketing Sales Rp1,5 Triliun Tahun Depan

Jumat, 8 Des 2017 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Sepanjang Januari-September 2017 PT Sentul City Tbk berhasil meraih pendapatan bersih lebih dari Rp715 miliar, meningkat 49,56 persen dari Rp478 miliaran pada periode yang sama tahun lalu. Hingga Oktober 2017 nilai marketing sales (prapenjualan) yang berhasil diraih mencapai Rp902,3 miliar.

sentul-city-public-expose

“Kami optimis tahun ini akan bisa mencapai marketing sales Rp1,2 triliun. Untuk tahun depan kami menargetkan pertumbuhan sekitar 20 persen atau Rp1,5 triliun karena kami lihat situasi perekonomian sudah lebih kondusif. Tentunya kami akan tetap konservatif dan berhati-hati. Makanya belanja modal (captal expenditure) tahun depan juga naik Rp700 miliar dari tahun ini Rp600 miliar,” kata Keith Steven Muljadi, Presiden Direktur Sentul City saat public expose di Sentul City (3.200 ha), Sentul  Selatan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Tahun depan Sentul City akan meluncurkan empat klaster baru mencakup 361 rumah di atas lahan seluas 20 ha. Empat klaster baru itu ditargetkan bisa meraih penjualan Rp650 miliar. Tahun 2017 disebutnya sebagai tahun hand over (serah terima) karena hingga triwulan tiga ada dua ribu unit rumah yang diserah-terimakan.

Keith juga menjelaskan Sentul City tengah mengembangkan proyek terpadu seluas 7,8 ha di distrik pusat bisnis atau CBD Sentul City dengan total luas bangunan mencapai 500 ribu m2. Saat ini di kawasan CBD itu tengah dibangun Aeon Mal dan empat tower apartemen. Total akan dikembangkan enam tower secara simultan, satu tower Saffron, tiga tower apartemen yang dikerjasamakan dengan Sumitomo Corporation, dan masing-masing satu tower untuk perkantoran dan hotel.

“Tiga menara yang dikerjasamakan dengan Sumitomo nilai penjualannya mencapai Rp550 miliar. Saat ini komposisi penjualan kami 65 persen dari landed house (rumah tapak) dan 35 persen high rise (properti bangunan tinggi). Tahun depan komposisinya akan jadi 60:40,” urainya.

Sejak dikembangkan tahun 1993, Sentul City sudah mengembangkan sekitar 1.000 ha lahannya. Saat ini range harga residensialnya Rp7-12 juta/m2, sedangkan properti komersial Rp12-20 juta/m2. “Kenaikan tanah di sini selama 10 tahun terakhir mencapai 12 kali lipat,” ungkap Keith.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan