Panangian: Pengembang dan Perbankan Harus Bisa Melayani Kaum Milenial

Selasa, 12 Des 2017 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Pasar saat ini makin didominasi generasi milenial. Untuk properti seperti hunian yang mampu mereka jangkau yang berharga di bawah Rp1 miliar per unit. Pengembang harus memperhatikan perubahan pasar itu.

Panangian Simanungkalit

Panangian Simanungkalit

“Mereka harus mengarah pada penyediaan properti yang bisa dijangkau generasi milenial ini, karena populasinya terus bertumbuh hingga sepuluh tahun mendatang. Perbankan juga harus membuka diri agar bisa melayani mereka,” kata Direktur Panangian School of Property (PSP) Panangian Simanungkalit dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Senin (11/12).

Selain itu sebagian melinial daya belinya didukung orang tuanya yang mapan secara ekonomi. Hal ini akan membuat penyaluran kredit untuk mereka menjadi lebih mudah, terutama untuk penyediaan uang muka.

Peningkatan jumlah kaum milenial ini juga akan berimbas pada subsektor properti yang lain seperti arsitektur dan desain interior. Menurut Verik Angerik, pendiri Velospace & Co, sebuah perusahaan design and build di Jakarta, keterbatasan lahan dan patokan harga yang lebih ekonomis membuat tuntutan desain pada sebuah produk properti menjadi lebih menantang dan menarik.

“Keterbukaan infromasi telah membuat orang lebih cermat dalam hal arsitektur maupun interior baik pada perumahan, apartemen, perkantoran, ritel, maupun pergudangan. Efisiensi ruang menjadi fokus lain yang akan lebih diperhatikan,” katanya.

Karena itu kebutuhan akan jasa arsitek dan desain interior juga akan meningkat seiring pasar yang lebih melihat pada ide dan keunikan sebuah desain properti. Bahkan, Verik menyebut peningkatan kebutuhan akan jasa arsitektur dan interior desain itu sudah mulai terasa sejak dua tahun terakhir.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan