Nicholas Saputra Hemat Energi Sedari Kecil

Sabtu, 30 Des 2017 | Penulis: Putri

Housing-Estate.com, Jakarta - Aktor tampan Nicholas Saputra (33) mengaku sedari kecil sudah menerapkan gaya hidup hemat energi. Antara lain karena ayahnya seorang insinyur listrik sehingga ia dididik untuk perduli dengan penggunaan listrik. “Waktu SD sampai SMA saya kebagian tugas menyalakan lampu di sore hari, lalu mematikannya sebagian sebelum tidur. Besok pagi sebelum berangkat sekolah, saya wajib mengecek lampu di lantai dua rumah, apakah sudah mati,” katanya kepada housing-estate.com dalam acara peluncuran panel listrik tenaga surya ATW Solar di Jakarta medio Desember lalu.

Nicholas Saputra | Foto : Susilo

Nicholas Saputra | Foto : Susilo

Pemeran Rangga dalam “Ada Apa Dengan Cinta (AADC)” ini juga tak asal menggunakan pendingin ruang atau AC di rumah. “Prinsip saya, kalau pakai AC jangan sebentar dinyalakan sebentar dimatiin. Kalau mau pakai, terusin saja, karena biayanya besar sekali kalau nyala mati nyala mati,” ujarnya. Pemeran Pria Terbaik melalui AADC 2 di ajang Box Office Movie Award 2017 ini menyebut, bijak menggunakan listrik adalah keniscayaan karena Indonesia terbilang negara paling boros menggunakan listrik dari energi fosil yang tidak terbarukan.

“Pemakaian listrik yang tidak terkendali akan mempercepat perubahan iklim yang mempengaruhi kualitas hidup kita. Bagi warga di pedalaman, jadwal panennya bisa berubah. Mereka paling berat menghadapi perubahan iklim,” jelas pria berdarah Jawa-Jerman kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984, ini. Kebiasaan itu masih diterapkannya hingga kini, pun setelah punya rumah sendiri. Tidak hanya hijau dan natural, ia bersama arsitek senior Andra Matin merancang rumahnya terbuka, minim sekat antar ruang, dan hemat listrik.

Atap ruang tengahnya diberi codetan supaya cahaya alami leluasa masuk. Penggunaan AC hanya di kamar tidur, dapur memakai sistem pengudaraan tersendiri yang bisa menurunkan suhu 2-3 derajat. “Memang dilema. Kalau mau hemat lampu, kita harus mendesain rumah terbuka agar cahaya alami leluasa masuk. Tapi, kalau ruang terbuka sekali, kipas angin atau AC di ruang tertentu mesti nyala karena panas banget. Karena itu desain rumah sangat penting,” tuturnya. Tak lupa Nicho memasang solar energi sebagai sumber listrik cadangan selain dari PLN. “Kita terlambat soal pemanfaatan solar panel. Sekarang saat yang tepat melakukannya, bukan hanya karena peduli lingkungan tapi juga untuk menghemat pengeluaran,” kata sarjana arsitektur dari UI ini.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan