Terminal Depok Akan Disulap Jadi Kawasan Terpadu

Kamis, 11 Jan 2018 | Penulis: Prasojo

Housing-Estate.com, Jakarta - Koridor Jl Raya Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat, bakal makin sesak dengan proyek properti. Menyusul belasan menara apartemen dan mal yang sudah lebih dulu beroperasi di jalan protokol itu sejak satu dasawarsa terakhir, akan ada lagi proyek properti terpadu (mixed use) yang dikembangkan Trivo Group.

Terminal Depok (Foto: tribunnews.com)

Terminal Depok (Foto: tribunnews.com)

Lokasinya di Terminal Depok milik Pemkot Depok yang akan dikembangkan dengan pola build operate transfer (BOT). “Pembangunannya akan dilakukan tahun ini, konsepnya sudah siap,” kata seorang manager proyek Trivo Group kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (11/1).

Properti yang akan dibangun terdiri dari area komersial dan apartemen. Terminal tetap di lokasi tersebut yang akan ditempatkan di bawah. Di atasnya untuk hunian dan properti komersial. Pada tahap awal yang akan dibangun ruko. Apartemennya sebanyak 3.000-an unit berisi tipe studio hingga dua kamar seharga Rp300-600 jutaan/unit.

Seperti banyak apartemen di koridor Margonda, pasar yang dibidik Trivio untuk apartemennya adalah kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Indonesia. Developernya juga menyasar para pekerja komuter yang berkantor di Jakarta.

Selain terintegrasi dengan terminal, proyek juga dekat dengan Stasiun Depok Baru. “Ada akses langsung menuju stasiun, jaraknya tidak sampai 400 meter sehingga bisa jalan kaki,” jelasnya.

Developernya optimis proyeknya akan mendapat sambutan pasar. Sebab selain aksesnya mudah, harganya lebih kompetitif. Konstruksi pembangunannya akan dilaksanakan PT Adhi Karya Tbk.

Trivo Group cukup berpengalaman mengembangkan proyek komersial di Jakarta dan sekitarnya. Proyek yang sudah dikembangkan antara lain TangCity (superblok) di Kota Tangerang, Pusat Grosir Cililitan, dan Sentra Grosir Cikarang.

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan