Ayo! Manfaatkan KPR untuk Generasi Cerdas Ini

Rabu, 7 Feb 2018 | Penulis: Yoenazh Khairul Azhar

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Biasanya untuk memikat konsumen, bank menawarkan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) dengan bunga promo yang rendah (saat ini di bawah 7-8 persen per tahun) fixed atau tetap selama beberapa tahun pertama.

Setelah masa fixed itu berakhir, bunga KPR-nya floating (mengambang) mengikuti fluktuasi bunga pasar. Dalam praktik bunga efektif floating itu bisa mencapai dua kali bunga promo. Jadi, kalau bunga promo 6–7 persen per tahun, bunga pasarnya 12–13 persen.

Tentu saja banyak peminjam (debitur) yang shock dengan lompatan bunga sebesar itu karena cicilan kreditnya jadi naik tinggi. Kalau tadinya untuk rumah Rp300 juta, depe 10%, bunga 7 persen per tahun, dan periode kredit (tenor) 15 tahun, cicilannya hanya Rp2,4 juta per bulan, setelah berlaku bunga pasar katakanlah 12 persen, loncat menjadi Rp3,24 juta. Berasa banget, kan?

Nah, sekarang ada KPR yang tidak membuat kamu blingsatan membayar cicilannya akibat fluktuasi bunganya yang tajam itu. Namanya, meminjam istilah CIMB Niaga, KPR smart rate karena memang ditujukan untuk generasi yang cerdas, melek keuangan dan internet.

Inti dari KPR ini, bunganya floating sejak awal karena dikaitkan dengan bunga acuan di pasar uang ditambah margin bunga bank. Bunga acuan yang digunakan bisa BI rate, Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI), BI Repo Rate, atau Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) alias bunga pinjaman antar-bank di Jakarta.

Informasi bunga acuan itu bisa dilihat bebas di website BI. Kamu yang melek internet tentu sangat tidak kesulitan melakukannya, bukan? Bunga KPR akan berfluktuasi (naik atau turun) mengikuti perubahan bunga acuan itu, sedangkan margin bank tetap sampai kredit lunas.

Misalnya, bila saat kamu akad kredit bunga BI rate, SBI, BI Repo Rate atau JIBOR tercatat 6% dan bank mengambil margin 4%, maka bunga KPR saat itu menjadi 10% per tahun.

Bila setahun kemudian bunga acuan naik menjadi katakanlah 7%, bunga KPR selanjutnya menjadi 11%. Begitu pula sebaliknya kalau bunga acuan turun. Jadi, naik turunnya bunga tidak bikin shock, karena fluktuasi bunga acuan lazimnya juga tidak tinggi.

Menghitung cicilannya pun mudah. Tinggal masukkan saldo kredit dan tingkat bunga KPR (bunga acuan yang berlaku saat itu+margin bank) ke kalkulator KPR yang ada di website bank atau simulasi KPR housing-estate.com, cicilan KPR kamu setiap bulan pun akan ketahuan.

Karena bunga dan cicilannya bisa diketahui dan dihitung sendiri oleh peminjam itu, fitur KPR ini juga kerap disebut KPR transparan. Tidak seperti KPR dengan bunga promo yang bunga floating setelah masa bunga fixed-nya berakhir sulit diperkirakan debitur, karena amat tergantung pada kebijakan dan likuiditas bank.

“Karena itu generasi cerdas pasti akan memilih KPR smart rate,” kata Heintje Mogi, Mortgage Product & Business Development Head CIMB Niaga. Karena bunganya mengambang sejak awal, pelunasan KPR ini kapanpun juga tidak dikenai pinalti seperti pada fitur KPR lain. Tentu saja KPR ini hanya bisa dimanfaatkan untuk pembelian rumah komersial seharga mulai dari Rp200–300 jutaan/unit tergantung bank. Banyak bank yang menawarkannya. Di bawah ini beberapa di antaranya.

KPR-CIMB-Niaga

KPR Smart Rate CIMB Niaga  

KPR ini mengacu pada bunga SDBI 12 bulan ditambah spread atau margin bank 3,5% untuk semua jenis kredit properti baru atau seken, dan 4,5% untuk kredit multiguna beragun properti (refinancing). Saat ini bunga SDBI 12 bulan tercatat 5,26%. Itu berarti kalau kamu membeli rumah dengan KPR Smart Rate, bunganya hanya 8,76% per tahun (5,26%+3,5%). Bandingkan dengan bunga KPR efektif floating yang saat ini rata-rata masih di kisaran 11–12%. Jauh lebih rendah, bukan? Bunga acuan KPR Smart Rate di-review setiap enam bulan. Bila ada perubahan bunga SDBI 12 bulan, bunga KPR Smart Rate enam bulan berikutnya otomatis berubah. “KPR ini sangat cocok untuk kaum milenial yang rata-rata berpendidikan tinggi, bisa mikir, dan digital minded. Dengan KPR Smart Rate mereka bisa mengetahui dan menghitung sendiri cicilan kreditnya,“ jelas Heintje. Tenor KPR-nya bisa sampai 25 tahun.

KPR Floating Rate Maybank

Di Maybank Indonesia fitur KPR smart ini dinamakan KPR Floating Rate karena bunganya floating sejak awal itu. Bunga acuannya sama, SDBI 12 bulan ditambah spread 3% untuk pembelian rumah baru (primary market). Jadi, bunga KPR-nya saat ini hanya 8,26% per tahun. Bunga yang sama berlaku untuk kredit take over yang memanfaatkan KPR Floating Rate. KPR Floating Rate Maybank hanya bisa dipakai untuk mengambil kredit rumah senilai minimal Rp250 juta/rekening dengan tenor pinjaman 15–20 tahun tergantung kategori debitur (karyawan atau wirausaha). KPR Floating Rate bisa digunakan untuk pembelian semua jenis properti di manapun juga lokasinya asal memenuhi syarat Maybank baik baru maupun seken. Hanya, menurut Willy Chandry, Head of Mortgage Sales Maybank Indonesia, untuk kredit properti di luar primary market dan take over, spread-nya sedikit lebih tinggi.

KPR JIBOR OCBC NISP

Bank OCBC NISP menamakan produknya KPR JIBOR dengan acuan bunga JIBOR tiga bulan karena dinilai lebih mencerminkan bunga riil. Sedangkan spread-nya ditetapkan 3–5,5% tergantung total fee based income yang diterima bank dan jenis kredit propertinya. Misalnya, kalau debitur membayar semua biaya KPR termasuk asuransi, spread-nya 3%. Tapi, bila debitur menginginkan semua biaya kredit itu dimasukkan dalam pokok kredit, spread bunga KPR JIBOR-nya menjadi 4,5%, atau 5,5% khusus untuk kredit multiguna. Saat ini bunga JIBOR tiga bulan tercatat 5,2% (average). Dengan demikian bunga KPR JIBOR OCBC NISP hanya 8,2% per tahun dengan tenor kredit hingga 25 tahun. Menurut Veronika Susanti, Division Head Customer Solution Retail Loan OCBC NISP, bunga akan di-review setiap tiga bulan. Yang dijadikan patokan untuk menentukan bunga KPR tiga bulan berikutnya adalah bunga JIBOR yang tercatat pada akhir bulan ketiga. Ia menjelaskan, KPR JIBOR ditawarkan untuk menghindari jebakan bunga pada KPR dengan bunga promo yang kerap membuat shock debitur. “KPR ini cocok untuk debitur yang rasional, melek keuangan dan karena itu faham bunga KPR JIBOR itu lebih efisien,” ujarnya. Ayo manfaatkan!

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan
  • scooby doo

    KPR itu riba. karena pakai bunga. haraaamm