Beli Rumah Saat Bujangan atau Setelah Menikah?

Senin, 12 Feb 2018 | Penulis: Yoenazh Khairul Azhar

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Semua bankir dan konsultan menganjurkan kaum muda untuk segera punya rumah sendiri, karena mereka tidak mungkin tinggal bersama orang tua atau ngekos terus. “Selain itu punya rumah sendiri juga penting sebagai kebanggaan dan legacy (warisan). Cara paling mudah untuk bisa punya rumah sendiri adalah dengan membelinya pakai KPR (kredit pemilikan rumah),” kata Division Head Customer Solution Retail Loan Bank OCBC NISP Veronika Susanti kepada housing-estate.com.

Ilustrasi Perumahan Menengah (Sumber : Majalah Housing Estate Edisi Juli 2017 | Foto : Susilo)

Ilustrasi Perumahan Menengah (Sumber : Majalah Housing Estate Edisi Juli 2017 | Foto : Susilo)

Pertanyaannya, kapan sebaiknya kamu membeli rumah? Saat masih bujangan atau setelah berumah tangga? Para bankir umumnya menyarankan sebaiknya membeli sebelum berumah tangga. Alasannya ada beberapa.

Pertama, saat masih bujangan, pengeluaran belum banyak atau bisa dibatasi tidak terlalu banyak sehingga memungkinkan kamu menabung. “Setelah tiga tahun bekerja kamu bisa mulai membeli rumah secara kredit (KPR) karena uang mukanya sudah terkumpul,” kata Chandra Bachtiar, Consumer Asset Division Head Bank CCB Indonesia.

Kedua, makin cepat membeli rumah makin bagus karena harga rumah selalu naik lebih cepat dibanding peningkatan penghasilan seseorang. Jadi, kalau saat bujangan kamu sudah punya tabungan untuk uang muka rumah, segeralah membeli rumah. “Kalau menunggu setelah menikah, harga rumah yang kamu idamkan mungkin sudah tidak terjangkau lagi oleh penghasilan saat itu,” kata Heintje Mogi, Mortgage Product & Business Development Head CIMB Niaga.

Ketiga, masih terkait dengan yang kedua, bila membeli rumah sejak dini saat masih bujangan, ketika menikah kamu sudah punya aset yang lumayan berupa rumah yang terus meningkat nilainya itu. Ini membuat kamu punya “nilai jual” yang lebih baik di mata calon mertua saat hendak menikah dan lebih percaya diri menjalani rumah tangga.

Hanya, memang bagi yang belum memiliki tabungan yang cukup, membeli rumah setelah menikah mungkin justru menjadi pilihan yang bagus, karena kamu berdua bisa menggabungkan penghasilan (joint income) untuk membeli rumah yang layak.

Selain itu dengan membelinya secara urunan bersama pasangan, kamu berdua juga sama-sama punya rasa memiliki yang kuat terhadap rumah yang dibeli sehingga ikatan perkawinan menjadi lebih kuat. Sekarang, kamu mau pilih beli rumah setelah menikah atau saat masih bujangan?

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan