Bintaro Jaya Luncurkan Klaster Terakhir Rumah Rp1 Miliaran

Selasa, 10 Apr 2018 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - PT Jaya Real Property Tbk (JRP), pengembang kota Bintaro Jaya (2.321 ha) di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Banten), secara resmi meluncurkan klaster baru Altezza (2 ha/tahap pertama 33 unit dari total 56 unit) di distrik Discovery yang menyediakan rumah 1-2 lantai.

bintaro-jaya-altezza

Tipe rumahnya satu lantai 50/75 serta dua lantai 89/75, 106/88, dan 115/100 seharga Rp1,5 – 2,4 miliaran/unit. Komposisinya rumah satu lantai sebanyak 35 persen, ditambah 25 persen tipe 89 m2 dan 40 persen tipe 106-115. Saat ini klaster yang sudah mulai dipasarkan sejak akhir Maret lalu itu penjualannya diklaim sudah mencapai 50 persen.

“Ini produk landed house (rumah tapak) terakhir di Bintaro Jaya yang dipasarkan seharga Rp1 miliaran. Lokasinya di distrik Discovery yang sudah sangat hidup. Saat ini produk rumah tapak kami sudah tidak ada yang di bawah Rp1,5 miliar. Sementara pasar sekennya juga sangat baik dengan harga 10-15 persen lebih murah dari produk baru,” kata Ario Pradhityo, Promotion Manager JRP, saat acara launching di kantor marketing Bintaro Jaya, Sabtu (7/4/2018).

Targetnya, tahap kedua sebanyak 23 unit akan diluncurkan akhir tahun ini. Cara bayarnya bisa dicicil hingga dua tahun seiring progres pembangunan rumah atau dengan depe 20 persen diangsur dua tahun, kemudian dilunasi dengan dengan KPR dari bank. JRP menggandeng hampir semua bank untuk pembiayaan pemilikan seluruh produknya.

Ario menyebutkan, harga tanah di Bintaro Jaya sudah sangat tinggi sehingga sudah sangat sulit menawarkan rumah seharga Rp1 miliaran. “Harga tanah di Bintaro Jaya rata-rata sudah Rp15 jutaan per meter (m2). Untuk bangunannya di klaster baru ini dihargai Rp6,8 juta meter. Desain bangunannya kompak optimal sehingga cukup memenuhi seluruh kebutuhan ruang penghuninya,” jelasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan