Tata Ruang Lesehan Ini Bisa Jadi Solusi di Rumah Mungil

Kamis, 12 Apr 2018 | Penulis: Diyah

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Konsep lesehan atau duduk di lantai tanpa kursi atau bangku bisa menjadi alternatif penataan ruang yang sempit. Mengurangi pengadaan furnitur yang tampak berat dan besar bisa menghemat banyak tempat. Interior rumah tradisional Jepang yang menggunakan tatami untuk mengalasi lantai kayu pada ruang duduk atau ruang keluarga tanpa mebel persis konsep lesehan.

Dok. Majalah HousingEstate

Dok. Majalah HousingEstate

Tatami adalah sejenis tikar yang dibuat dari anyaman tanaman rumput (jerami) dan memiliki sedikit ketebalan sehingga empuk saat diduduki. Tatami cocok dengan tradisi budaya di Jepang yang tidak memakai alas kaki di dalam rumah dan duduk serta tidur langsung di atas lantai.

Mengintip sejarahnya, ruang yang ditutup dengan tatami bernama zashiki yang diterjemahkan sebagai ruang untuk duduk-duduk. Ukuran ruangnya disesuaikan dengan jumlah tatami yang bisa digelar dan disusun di dalamnya. Tipikalnya sekitar 4,5 tikar tatami dan susunannya tergantung fungsi ruang.

Sejatinya ruang tatami bisa difungsikan berganda, selain untuk duduk-duduk menjamu tamu, ruang berkumpul keluarga, juga bisa menjadi kamar tidur. Dalam perkembangannya, tatami banyak dimodifikasi dan menjadi istilah untuk konsep ruang lesehan secara umum tanpa harus memakai tikar tatami di dalamnya. Umumnya konsep tatami dibedakan melalui penempatan level lantai yang sedikit ditinggikan dari ruang lainnya.

Informa Custom Furniture, gerai khusus untuk furnitur sesuai dengan kebutuhan atau pesanan (customize) di Living World, kota baru Alam Sutera (900 ha) Serpong, Tangerang Selatan (Banten), misalnya, pernah melansir beberapa contoh mock up ruang seri Tatami. Ada tema untuk meja makan, ruang duduk dan kamar tidur. Ketiganya menerapkan konsep lesehan ala Jepang yang terintegrasi dengan tempat penyimpanan (storage) kompak sebagai solusi untuk hunian dengan luas terbatas. Berikut contoh aplikasinya yang mungkin bisa menjadi inspirasi anda.

Dok. Majalah HousingEstate

Dok. Majalah HousingEstate

Ruang Makan

Set ruang ini berukuran sekitar 3 x 3 m2. Bagian tatami terdiri dari meja yang bisa dinaik-turunkan di bagian tengah dan laci-laci penyimpanan di bawahnya. Saat meja dinaikkan, pengguna bisa memanfaatkan ruang kosong di bawah meja untuk menempatkan kaki. Sebagai dudukan ditambahkan bantalan-bantalan empuk yang bisa dipindah-pindah. Meja tatami juga terintegrasi dengan lemari pakaian, rak-rak buku, kabinet untuk menyimpan mesin cuci dan meja kerja. Tatami dibuat setingkat lebih tinggi dari lantai dengan laci simpan yang bisa dibuka-tutup, dan tarikan laci dari logam yang bisa disembunyikan ke dalam daun laci sehingga menghasilkan permukaan yang datar.

Dok. Majalah HousingEstate

Dok. Majalah HousingEstate

Ruang Duduk

Tanpa meja di bagian tengah, set tatami ini bisa dimanfaatkan untuk duduk lesehan 3-4 orang dengan tambahan bantalan empuk. Bagian bawahnya disusun beberapa buah laci penyimpanan yang bisa dibuka tutup dengan engsel. Laci-laci dibuka ke atas, ada juga laci-laci horizontal di bagian depan. Konsep ruang duduk ini juga terintegrasi dengan lemari, rak pajang dan meja kerja/belajar yang memiliki rak dan kabinet penyimpanan di atasnya. Meja bisa diperluas dengan tambahan bidang meja yang bisa digeser.

Dok. Majalah HousingEstate

Dok. Majalah HousingEstate

Kamar Tidur

Dua set kamar tidur mengaplikasikan konsep tatami dengan meniadakan ranjang khusus untuk tempat tidur. Sebagai penggantinya dibuat susunan kotak-kotak penyimpanan yang dibentuk untuk alas tidur. Ketika akan digunakan untuk tidur, cukup gelar kasur busa tipis di atas permukaan multipleks kayu berlapis veneer. Jika tidak digunakan, kasur tinggal digulung dan ruang bisa digunakan untuk fungsi lain. Salah satu sisi tatami dirangkai dengan rak-rak penyimpanan dan meja kerja untuk mengoptimalkan ruang yang kecil.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan