Menyatunya Teras dan Ruang Tamu Di Rumah Kompak

Senin, 16 Apr 2018 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Rumah-rumah di perkotaan umumnya dirancang kompak untuk menyiasati keterbatasan lahan. Ukuran-ukuran ruang di rumah umumnya terbatas sehingga siasat desain termasuk penggunaan berbagai furnitur dan material juga harus ikut menyesuaikan agar hunian tetap nyaman didiami.

bintaro-jaya-altezza

Township Bintaro Jaya (2.321 ha) di Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, hasil pengembangan PT Jaya Real Property (JRP) Tbk menghadirkan desain yang cukup solutif untuk rumah di klaster terbarunya Altezza. Di sini bagian ruang tamu yang tersambung dengan living room (ruang keluarga) dibuat menyatu dengan bagian teras.

“Jadi, kalau kita butuh ruang yang luas untuk menampung orang lebih banyak, dinding pembatasnya bisa dibuka karena dibuat dengan sistem sliding. Sliding ini bisa dibuka sehingga ruang dalam menyatu dengan bagian teras dan kita mendapatkan ruang yang lebih luas. Jadi kita seperti memiliki ruang tambahan kendati rumahnya berukuran kompak,” kata Ario Pradhityo, Promotion Manager JRP saat acara launching klaster Altezza pekan lalu.

Di sisi lain penghuni masih mendapatkan privasi karena area teras tertutup dengan fasad dilapisi bata roaster namun tetap mengalirkan udara ke dalam rumah. Ario menyebut siasat-siasat desain seperti itu selalu menjadi perhatian JRP untuk diterapkan di rumah-rumah yang makin terbatas ukurannya seiring harga lahan yang terus naik.

Ini juga untuk membuktikan kalau rumah mungil dua lantai bisa didesain dengan lebih baik, tidak selalu standar dengan meletakkan ruang publik di bawah dan ruang privat (tempat tidur) di lantai atas.

Rumah-rumah di klaster Altezza lantai bawahnya menyediakan kamar tidur yang bisa digunakan sebagai kamar tamu atau kamar orang tua yang kesulitan bila harus menaiki tangga. Posisi tangganya juga didesain menyediakan space yang bisa digunakan sebagai ruang kerja.

“Seluruh tipe rumah di klaster ini kita maksimalkan untuk pemanfaatan space yang maksimal dan efektif. Tidak ada yang sia-sia karena seluruhnya kita maksimalkan dengan tetap menyediakan ruang di belakang untuk pengembangan seiring peningkatan kebutuhan penghuni rumah,” katanya.

Klaster Altezza berada di distrik Discovery, dibangun di atas lahan seluas 2 ha yang akan terdiri dari 56 rumah 1-2 lantai. Tipenya mulai dari 50/70 satu lantai serta 89/75, 106/88, dan 115/100 dua lantai seharga Rp1,5-2,4 miliaran/unit. Di periode awal ini konsumen diberikan kesempatan membeli dengan harga tunai yang bisa dicicil hingga dua tahun tanpa bunga, atau cicil depe dua tahun kemudian dilanjutkan dengan KPR dari bank.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan