Transfer Point LRT Gunung Putri di Podomoro Cimanggis

Senin, 23 Apr 2018 | Penulis: Diyah

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Kawasan superblok Podomoro Golf View (PGV/60 ha) garapan Agung Podomoro Land (APL) yang berlokasi tepat di depan gerbang tol Cimanggis-Cikeas di jalan tol Jagorawi km 19, Cimanggis, Kota Depok (Jawa Barat), ditunjuk pemerintah sebagai operator Transfer Point LRT Gunung Putri di jalur LRT Cawang-Cibubur-Bogor yang melintasi jalur tol. LRT Cawang-Cibubur sedang dibangun, Cibubur-Bogor akan menyusul.

Kawasan superblok Podomoro Golf View, Cimanggis, Kota Depok, ditunjuk sebagai transfer point TOD Gunung Putri yang akan mengintegrasikan jalur LRT (light rail transit), jalur bus PPD, Damri dan Transjakarta (busway). (Foto: HousingEstate/Susilo Waluyo)

Kawasan superblok Podomoro Golf View, Cimanggis, Kota Depok, ditunjuk sebagai transfer point TOD Gunung Putri yang akan mengintegrasikan jalur LRT (light rail transit), jalur bus PPD, Damri dan Transjakarta (busway). (Foto: HousingEstate/Susilo Waluyo)

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono  meresmikan langsung Transfer Point itu Sabtu (21/4/2018). Hadir dalam acara itu Presiden Direktur APL Cosmas Batubara, Wapresdir  Indra Widjaja Antono dan Bupati Bogor Nurhayanti.

Peresmian dilanjutkan dengan penandatangan kerja sama dengan penyedia bus. Yakni, Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa dan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Damri  Tatan Rustandi. Transfer Point TOD Gunung Putri mengintegrasikan jalur LRT (light rail transit) dari arah Bogor ke Cawang (Jakarta) dan sebaliknya, jalur bus PPD, Damri dan Transjakarta.

Masyarakat yang akan terlayani dengan keberadaan transfer point ini tidak hanya mereka yang tinggal di Gunung Putri melainkan juga warga Cimanggis, Cinere dan sekitarnya. Transfer Point di PGV memiliki area parkir luas berupa bangunan lima lantai dan menyediakan shuttle bus, terminal dan ruang tunggu yang nyaman dan terkoneksi juga dengan fasilitas kawasan.

“Dengan fasilitas penunjang sarana angkutan umum yang makin nyaman dan banyak, kami berharap masyarakat dapat meninggalkan kendaraan pribadi. Selain dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan polusi, juga makin efisien,” kata Bambang.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono (kiri) saat pemukulan gong yang menandai peresmian Transfer Point TOD Gunung Putri didampingi Presiden Direktur APL Cosmas Batubara (kedua dari kanan) dan Bupati Bogor Nurhayanti. (Foto: HousingEstate/SusiloWaluyo)

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono (kiri) saat pemukulan gong yang menandai peresmian Transfer Point TOD Gunung Putri didampingi Presiden Direktur APL Cosmas Batubara (kedua dari kanan) dan Bupati Bogor Nurhayanti. (Foto: HousingEstate/SusiloWaluyo)

Transfer Point sementara akan berfungsi sebagai titik pengumpan untuk meneruskan pergerakan orang menuju Cibubur (Jakarta) dan Bogor sambil menunggu TOD Gunung Putri beroperasi lengkap dengan dibangunnya LRT Cibubur-Bogor. Penunjukan PGV sebagai Transfer Point juga diyakini pengembang akan meningkatkan nilai investasi dari properti di dalam kawasan.

“Karena hunian yang terkoneksi langsung dengan transportasi publik menjadi solusi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perkotaan. Keberhasilan menata sarana transportasi publik akan mengurangi stress dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Pemerintah memang tidak bisa sendiran, harus menggandeng pihak-pihak lain mewujudkan ini,” kata Cosmas.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan